Penampil Tujuan Kini Digunakan Juga Pada KRL Seri 203
![]() |
Rangkaian BUD-2 menampilkan Bogor sebagai tujuan akhir |
(26/8) – PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) kembali memodifikasi penampil tujuan pada KRL eks Jepang, kali ini pada satu-satunya rangkaian KRL seri 203 dengan formasi 12 kereta, yaitu rangkaian BUD-2 (203-2F). Modifikasi ini kembali dilakukan di Dipo Depok, dan menjadikan rangkaian ini sebagai rangkaian seri 203 pertama yang menggunakan penampil tujuan aktif.
Penampil tujuan yang digunakan pada rangkaian ini merupakan penampil tujuan analog dengan sistem roller blind, mengikuti penampil tujuan aslinya saat masih berdinas di Jepang. Namun, belum semua penampil tujuan pada rangkaian ini diubah. Menurut pantauan kami, sementara ini hanya penampil tujuan di bagian muka KRL saja yang sudah dimodifikasi agar dapat menampilkan tujuan-tujuan akhir KRL Jabodetabek.
Rangkaian BUD-2 telah menambah panjang daftar rangkaian yang sudah menggunakan penampil tujuan aktif, baik yang sudah menggunakan matriks light emitting diode (LED) maupun yang masih menggunakan roller blind. Belum diketahui apakah modifikasi pada rangkaian ini juga akan dilanjutkan kepada rangkaian KRL seri 203 lainnya, yaitu rangkaian BOO-106 (203-106F) dan BOO-109 (203-109F) yang memiliki formasi 10 kereta, dan BOO-108 (203-108F) yang memiliki formasi 8 kereta.
![]() |
Rangkaian BUD-2 menampilkan Jakarta Kota sebagai tujuan akhir |
Modifikasi penampil tujuan pada KRL eks Jepang bukanlah hal baru di ranah perkeretalistrikan Jabodetabek. Hal ini sudah dilakukan sejak 2004 oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Jabotabek ketika KRL seri 103 eks JR East jalur Musashino didatangkan ke Indonesia, yang kemudian diikuti oleh beberapa rangkaian Toei 6000, Tokyu 8000, Tokyu 8500, dan bahkan beberapa Tokyo Metro 5000 dan Toyo Rapid 1000, baik yang berupa roller blind maupun matriks LED. Ketika Divisi Jabotabek dipecah dari KAI menjadi sebuah entitas sendiri bernama KCJ, modifikasi juga telah dilakukan pada KRL eks Tokyo Metro 6000 dan 05 tahun kedatangan 2011-2012. Namun, modifikasi ini kurang digarap secara serius sampai akhirnya sebuah modifikasi penampil tujuan matriks LED dilakukan pada KRL seri 205 rangkaian BOO-142 (205-142F) dilakukan pada tahun 2014 dan sukses, yang kemudian dilanjutkan pada rangkaian-rangkaian seri 205 lainnya mulai tahun 2016. Kini, hampir seluruh rangkaian KRL seri 205, beserta dengan satu rangkaian KRL seri 6000 yaitu 6124F dan KRL seri 203 rangkaian BUD-2 sudah mengenakan penampil tujuan aktif, baik itu roller blind maupun matriks LED.
RED | MPSCLFJRN