Berita KAIndonesiaKAI CommuterKereta Api

Dianggap Jelek, Menhub Minta Revitalisasi Stasiun di Lin Bogor

Stasiun Bogor
Stasiun Bogor sisi Timur | Foto: Yogatama Prasetyo

REDigest.web.id, 13/4 – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta stasiun-stasiun di Lin Bogor untuk direvitalisasi. Dikutip dari CNN Indonesia, permintaan tersebut telah disampaikan Dudy kepada KAI.

Dudy mengatakan stasiun-stasiun yang ada di Lin Bogor saat ini jelek dan tidak layak. Ia meminta KAI untuk memprioritaskan revitalisasi Lin Bogor dengan merenovasi dan mempercantik bangunan stasiun. Ditambah Lin Bogor merupakan lin dengan jumlah penumpang terpadat di Jabodetabek.

Dikutip dari Pojoksatu, dari data KCI per bulan Februari 2026 jumlah penumpang yang diangkut Lin Bogor mencapai 25 juta penumpang. Sebagai perbandingan, Lin Cikarang hanya mengangkut sebanyak 14 juta penumpang dan Lin Rangkasbitung sebanyak 13 juta penumpang.

Selain itu Dudy juga meminta penambahan daya listrik di Lin Rangkasbitung guna menambah kapasitas angkut kereta. Dudy mengatakan jika daya listrik sudah ditambah, tidak menutup kemungkinan sarana CLI-125 beroperasi di Lin Rangkasbitung.

Tambah Kapasitas Angkut, Jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor Diperpanjang Peronnya

Trainset 1 CLI-225 saat akan berangkat dari Bogor menuju Manggarai | Foto: Aufa Ijlal Alifo/GM MarKA

Sementara itu, KAI melakukan pemanjangan peron di jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor. Pemanjangan ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas penumpang di Stasiun Bogor.

Sebagai catatan, jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor hanya bisa dimasuki rangkaian 10 kereta sehingga rangkaian 12 kereta hanya bisa masuk di jalur 2 sampai 5 saja, itu pun masih berbagi dengan langsiran KA Pangrango. Selama pemanjangan peron, jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor ditutup dan pelayanan penumpang hanya dilakukan di jalur 2 hingga jalur 5.

Guna mengantisipasi kepadatan penumpang, KAI Commuter melakukan rekayasa operasional selama pemanjangan jalur di mana kereta tiba di Bogor lebih lambat 1-4 menit dan berangkat dari Bogor lebih cepat 1-4 menit. Sementara untuk Commuter Line tujuan akhir Depok dan Nambo tidak ada perubahan.

 

View this post on Instagram

 


(RED/BTS)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses