Berita KABusBus Rapid TransitCerita PenulisIndonesiaIntegrasiKAIKAI CommuterKereta ApiKolomLRT JabodebekTransJakarta

Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang Kembali Layani Penumpang

Halte Cikoko Stasiun Cawang yang telah beroperasi mulai Jumat (17/2) | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

REDigest.web.id, 19/2 – Setelah lama tertutup karena adanya revitalisasi, Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang kembali melayani penumpang pada Jumat (17/2) pukul 10.00 WIB. Namun, penulis baru dapat mencobanya pada sore hari. Bagaimana impresi penulis terhadap halte ini? Simak terus artikel berikut!

Tiba di Halte

Saat itu, penulis menumpangi bus gandeng Zhongtong pada Koridor 9A yang melayani rute Pluit – BKN untuk tiba di Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang. Bus dalam kondisi padat setelah berangkat dari Halte TransJakarta Tebet Eco Park II sehingga petugas memberikan informasi pembukaan kembali pelayanan naik-turun penumpang di Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang melalui pengeras suara yang terdapat pada langit-langit bus. Pemberitahuan itu memerintahkan penumpang untuk bergeser ke bagian depan bus gandeng karena hanya dua baris pintu saja yang akan terbuka pada halte tersebut.

Dengan susah payah, penulis dan banyak penumpang lainnya membelah kepadatan penumpang di dalam bus dengan berjalan kaki hanya untuk sampai pada pintu baris kedua yang merupakan wilayah maksimal penumpang pria. Penulis menginjakkan kaki pertama kali di Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang arah timur (arah Cawang UKI, BKN, PGC, dan Pinang Ranti) pada 17.44 WIB dengan kondisi halte yang masih kosong karena terlihat hanya ada beberapa penumpang saja.

Pintu baris ketiga Bus Zhongtong milik PO PPD yang tidak mendapatkan peron Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Pintu baris ketiga Bus Zhongtong milik PO PPD yang tidak mendapatkan peron Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Celah yang sangat renggang antara peron Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur dengan pintu baris kedua bus Zhongtong PPD | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Celah yang sangat renggang antara peron Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur dengan pintu baris kedua bus Zhongtong PPD | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Permasalahan pada Pintu Peron

Signage koridor TransJakarta yang melayani Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Wayfinding koridor TransJakarta yang melayani Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Terlihat jelas perbedaan ketinggian (slope) pada peron Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur. Tampak ketinggian yang jauh berbeda antara lantai pintu Bus TransJakarta dengan lantai peron Halte Cikoko Stasiun Cawang di Sisi Ujung Barat | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Terlihat jelas perbedaan ketinggian (slope) pada peron Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur. Tampak ketinggian yang jauh berbeda antara lantai pintu Bus TransJakarta dengan lantai peron Halte Cikoko Stasiun Cawang pada sisi ujung barat | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Dari permukaan lantai peron tengah halte arah timur (arah Cawang UKI, BKN, PGC, dan Pinang Ranti) menuju sisi barat, terlihat ada permukaan turun (slope) yang membelah peron menjadi dua bagian dengan tinggi yang berbeda. Hal itu menyebabkan perbedaan ketinggian antara dasar lantai pintu baris ketiga dari bus gandeng dengan dasar lantai peron halte sisi barat. Belum lagi dengan penataan pintu peron halte yang menurut penulis cukup aneh karena Koridor 9 (Pluit – PGC/ Pinang Ranti) dan Koridor 9A (Pluit – BKN/ PGC) terkadang mendapatkan armada bus gandeng dengan tiga baris pintu namun peron halte hanya memiliki dua baris pintu otomatis (PSD) saja pada tempat antrean koridor tersebut. Penumpang tidak dapat turun dari pintu baris ketiga karena tidak ada PSD di depannya melainkan pagar dari ‘kaca mati.’

Pramusapa TransJakarta (dahulu bernama PLH/ Petugas Layanan Halte) yang menginstruksikan penumpang yang ingin turun di Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur agar berpindah ke pintu baris kedua bus gandeng Zhongtong | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Pramusapa TransJakarta (dahulu bernama PLH/ Petugas Layanan Halte) yang menginstruksikan penumpang yang ingin turun di Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur agar berpindah ke pintu baris kedua bus gandeng Zhongtong | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Signage pada ujung barat peron Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang arah timur | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Wayfinding pada ujung barat peron Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang arah timur | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Fasilitas Wastafel

Dua unit wastafel pada sisi ujung timur peron Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang. Tepat di sebelahnya ada spanduk berwarna biru yang menutupi calon lift menuju lantai 2 (Gate) arah timur | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Wastafel pada ujung barat peron Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang arah timur | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Setelah itu, penulis berjalan menuju ujung timur dari halte arah timur (arah Cawang UKI, BKN, PGC, dan Pinang Ranti). Di sana terdapat wastafel berwarna putih sebanyak dua buah yang letaknya bersebelahan. Sayangnya, penulis lupa mencoba knop keran untuk memastikan apakah airnya dapat memancur. Di sebelah wastafel terdapat spanduk warna biru, menutup calon lift yang akan melayani perpindahan penumpang dari lantai 1 (peron halte) menuju lantai 2 (Gate) dan sebaliknya.

Terlihat struktur bangunan yang memungkinkan untuk dipasang lift | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Terlihat struktur bangunan yang memungkinkan untuk dipasang lift | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Lift nantinya akan berada di balik spanduk berwarna biru pada lantai 2 peron Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur (gate) | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Lift nantinya akan berada di balik spanduk berwarna biru pada lantai 2 peron Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur (gate) | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Tangga yang Kurang Tepat Guna

Tangga sempit di lantai 1 (peron) menuju lantai 2 (gate) pada Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur. Dapat dibayangkan bagaimana bottlenecknya tangga ini pada jam sibuk terutama ketika LRT Jabodebek telah beroperasi | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Tangga sempit di lantai 1 (peron) menuju lantai 2 (gate) pada Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur. Bagaimana bottlenecknya tangga ini pada jam sibuk terutama ketika LRT Jabodebek beroperasi? | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Penulis kembali ke bagian tengah peron halte arah timur untuk menaiki tangga menuju Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dapat mengarahkan penumpang menuju halte TransJakarta arah barat (arah Kuningan Barat, Gatot Subroto Jamsostek, Semanggi, Grogol 2, Latumeten Stasiun Grogol, Penjaringan, dan Pluit), Stasiun KAI CL Cawang, ataupun Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko. Tangga tersebut sepertinya terlalu sempit karena hanya dapat lalui oleh dua orang secara bersamaan (satu orang ke atas dan satu orang ke bawah atau dua orang ke atas/ bawah). Sejujurnya, penulis tidak mengerti apa alasan mengenai hal itu mengingat halte ini berpotensi menjadi halte transit yang sangat ramai karena melayani transit dari layanan kereta Commuter Line dan LRT Jabodebek sekaligus.

Menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang Arah Timur

Gate keluar dari Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang arah barat, Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, dan Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Gate keluar dari Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang arah barat, Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, dan Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Sesampainya di atas, penumpang harus untuk melakukan tap out terlebih dahulu pada dua gate yang tersedia. Jika ingin kembali menaiki TransJakarta dengan arah sebaliknya maka penumpang dapat berbelok ke kiri menyusuri JPO, berbelok lagi ke kiri menuju gate Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang arah barat (arah Kuningan Barat, Gatot Subroto Jamsostek, Semanggi, Grogol 2, Latumeten Stasiun Grogol, Penjaringan, dan Pluit), melakukan tap in, dan menuruni tangga.

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) menuju Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang dan Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) menuju Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang dan Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Gate masuk menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang arah barat | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Gate masuk menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang arah barat | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek

Gate keluar dari Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang arah barat, Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, dan Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Gate keluar dari Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang arah barat, Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, dan Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) menuju Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang dan Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) menuju Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang dan Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Lurus menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, Jalan Cikoko Timur Raya dan Jalan MT. Haryono | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Lurus menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, Jalan Cikoko Timur Raya dan Jalan MT. Haryono | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Belok kiri menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, Jalan Cikoko Timur Raya, dan Jalan MT. Haryono | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Belok kiri menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, Jalan Cikoko Timur Raya, dan Jalan MT. Haryono | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Apabila penumpang ke depannya hendak menaiki LRT Jabodebek maka dari gate Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur (arah Cawang UKI, BKN, PGC, dan Pinang Ranti), penumpang juga berbelok ke kiri menyusuri Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), berbelok ke kanan dan terus menyusuri JPO, dan akhirnya kembali berbelok ke kiri menuju bangunan JPO yang terintegrasi dengan bagian dalam Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko.

Kesalahan pada signage. Seharusnya serong kanan atas menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko dan serong kiri atas menuju Jalan Cikoko Timur Raya dan Jalan MT. Haryono | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Kesalahan pada wayfinding. Seharusnya serong kanan atas menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko dan serong kiri atas menuju Jalan Cikoko Timur Raya dan Jalan MT. Haryono | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Belok kanan menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko dan turun ke bawah menuju Jalan Cikoko Timur Raya dan Jalan MT. Haryono | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Belok kanan menuju Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko dan turun ke bawah menuju Jalan Cikoko Timur Raya dan Jalan MT. Haryono | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Menuju Stasiun KAI Commuter Line (CL) Sisi Timur

 

 

Gate keluar dari Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang arah barat, Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, dan Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Gate keluar dari Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur menuju Halte Cikoko Stasiun Cawang arah barat, Stasiun KAI LRT Jabodebek Cikoko, dan Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Arah menuju Stasiun KAI CL Cawang, Jalan MT. Haryono, dan Bus Stop Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Arah menuju Stasiun KAI CL Cawang, Jalan MT. Haryono, dan Bus Stop Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Tangga ke bawah menuju Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Tangga ke bawah menuju Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Penumpang menuruni tangga menuju Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Penumpang menuruni tangga menuju Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Jika ingin berpindah moda menggunakan Commuter Line maka dari gate Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur (arah Cawang UKI, BKN, PGC, dan Pinang Ranti), penumpang dapat berbelok ke kanan, menuruni tangga, berbelok ke kiri, kembali berbelok ke kiri, dan lagi-lagi berbelok ke kiri. Akses ini terasa sangat menyulitkan namun penulis menduga akses memang seperti itu untuk mempermudah akses penyandang disabilitas dengan tongkat jalan.

Berjalan di trotoar sisi utara jalan MT. Haryono menuju Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Berjalan di trotoar sisi utara jalan MT. Haryono menuju Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Setelah berbelok ke kiri sebanyak tiga kali, penumpang yang berpindah moda menggunakan Commuter Line di Stasiun KAI CL Cawang dapat terus menyusuri trotoar di samping Jalan Letjen MT. Haryono, kemudian (lagi dan lagi) berbelok ke kiri, menuruni tangga, berbelok ke kanan, dan kembali menuruni tangga menuju stasiun tersebut. Penumpang akan tiba di Stasiun KAI CL Cawang pada sisi timur yang mengarah ke Stasiun KAI CL Tebet dan Stasiun KAI CL Manggarai.

Stasiun KAI CL Cawang terletak pada kiri bawah trotoar | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Stasiun KAI CL Cawang terletak pada kiri bawah trotoar | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Tangga ke bawah menuju Stasiun KAI CL Cawang. Penulis lupa memotret sisi ini pada hari pertama uji coba Halte Cikoko Stasiun Cawang sehingga terpaksa menggunakan foto lama koleksi pribadi | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Tangga ke bawah menuju Stasiun KAI CL Cawang | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Akses Transit Stasiun KAI CL Cawang Sisi Barat Masih Tertutup

Akses menuju Stasiun KAI CL Cawang sisi barat melalui lantai 2 (JPO) sayap timur laut Halte Cikoko Stasiun Cawang yang masih tertutup | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Akses menuju Stasiun KAI CL Cawang sisi barat melalui lantai 2 (JPO) sayap timur laut Halte Cikoko Stasiun Cawang yang masih tertutup | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Akses menuju Stasiun KAI CL Cawang sisi barat melalui lantai 1 (akses masuk) sayap timur laut Halte Cikoko Stasiun Cawang yang masih tertutup | Foto: RED/Adrian Falah Diratama
Akses menuju Stasiun KAI CL Cawang sisi barat melalui lantai 1 (akses masuk) sayap timur laut Halte Cikoko Stasiun Cawang yang masih tertutup | Foto: RED/Adrian Falah Diratama

Untuk saat ini, penumpang belum dapat transit dari Halte Cikoko Stasiun Cawang arah timur (arah Cawang UKI, BKN, PGC, dan Pinang Ranti) ataupun Halte TransJakarta Cikoko Stasiun Cawang arah barat (arah Kuningan Barat, Gatot Subroto Jamsostek, Semanggi, Grogol 2, Latumeten Stasiun Grogol, Penjaringan, dan Pluit) menuju sisi barat Stasiun KAI CL Cawang (arah Tanjung Barat, Pasar Minggu, Depok, Citayam, Bojong Gede, dan Bogor) karena pengerjaan akses yang belum selesai pada sayap timur laut lantai 2 (JPO) dan sayap timur laut akses masuk (sejajar peron). Dari bentuk rancangannya, sepertinya akses tersebut hanya memiliki lift.

Buat kalian yang naik TransJakarta tapi anak transit kereta banget tunggu apalagi? Yuk kembali turun dan transit di Halte Stasiun Cikoko Stasiun Cawang!

(RED/AFD)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×