PT KAI Perkenalkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, Ternyata (Lumayan) Nyaman!

REDigest.web.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi memperkenalkan inovasi terbaru berupa Kereta Ekonomi Kerakyatan. Pengumuman perdana dilakukan melalui akun media sosial resmi KAI121 pada tanggal 25 Februari 2026. Proses modifikasi armada dilakukan oleh Balai Yasa Manggarai yang juga melakukan modifikasi kereta ekonomi New Generation.
Armada kereta ekonomi yang dilakukan modifikasi ini adalah ekonomi lama yang semula memiliki 80 tempat duduk eks Bangunkarta/Singosari menjadi 93 tempat duduk. Berbeda dengan ekonomi modifikasi sebelumnya (72 tempat duduk) yang susunan kursinya 2 – 2 (2 kiri dan 2 kanan), susunan kursi di ekonomi kerakyatan ini masih serupa dengan ekonomi 106 tempat duduk, yaitu 2 – 3 (2 di sisi yang satu dan 3 di sisi sebelahnya (di ujung tetap 2).
Perubahan paling signifikan dalam kereta ini adalah pada desain kursi. Jika sebelumnya penumpang harus duduk saling berhadapan dengan penumpang lain, atau yang populer disebut adu dengkul karena lutut penumpang saling bersentuhan, maka kini seluruh kursi diarahkan menghadap ke depan mengikuti arah laju kereta. Dengan desain ini, kenyamanan penumpang meningkat tanpa mengurangi esensi kelas ekonomi untuk kereta ini. Perubahan lain yang terlihat pada kereta ini juga adalah pendingin udara yang sudah menggunakan sistem AC sentral yang berbeda dari ekonomi 106 tempat duduk yang masih menggunakan AC split seperti halnya AC di rumah atau di kantor, dan interior kereta yang dipoles menjadi lebih nyaman dipandang.

Dengan desain searah laju kereta ini, kursi penumpang juga dapat diatur ke depan atau belakang sesuai preferensi penumpang. Namun, berbeda dari kereta ekonomi lainnya seperti ekonomi new generation dan ekonomi SSNG yang kursinya diputar, kursi kereta ekonomi kerakyatan ini memiliki model sandaran yang dapat diatur dengan cara “memindahkan” sandarannya ke depan atau belakang. Model memindahkan sandaran seperti ini mengingatkan penulis akan kereta kelas bisnis (K2) yang juga memiliki karakteristik yang sama.
Kereta Ekonomi Kerakyatan menjalani dinas perdana pada rangkaian kereta tambahan Lempuyangan–Pasar Senen dengan nomor Perjalanan Luar Biasa (PLB) 7039 dan 7040, yang dijadwalkan beroperasi mulai 11 Maret hingga 5 April 2026 kemarin. Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang menginginkan tarif terjangkau namun tetap nyaman.

Tanggal 19 Maret 2026, penulis berkesempatan untuk mencoba kereta ekonomi kerakyatan ini. Hal yang menarik dan menjadi alasan penulis mencoba kereta ini adalah kereta api tambahan Lempuyangan – Pasar Senen ini memiliki tarif khusus untuk relasi Bekasi – Pasar Senen.

Pengalaman penulis dengan kereta ekonomi kerakyatan ini adalah tempat duduknya lumayan nyaman. Untuk ukuran penulis yang berbadan gemuk ini masih terasa nyaman meski tidak senyaman kereta ekonomi modifikasi sebelumnya (72 tempat duduk). Kaki penulis masih dapat ruang yang cukup nyaman untuk bergerak. Sudut sandaran kursinya masih lumayan nyaman untuk punggung penulis. Interior keretanya bagi penulis terlihat bagus dan lebih keren. Secara keseluruhan, penulis merasa nyaman dengan kereta ekonomi kerakyatan ini.

Bagaimana, tertarik mencoba kereta ekonomi model terbaru ini? Menurut kalian, kereta api mana yang sangat cocok untuk menerapkan kelas Ekonomi Kerakyatan ini agar semakin banyak penumpang bisa merasakan kenyamanan perjalanan dengan harga bersahabat? Coba beritahukan penulis! Tentunya kita semua berharap semakin banyak armada ekonomi 106 yang dimodifikasi menjadi ekonomi kerakyatan ini dan digunakan di kereta api yang berpotensi tinggi menggunakan kereta ini. (RED Citizen Journalism/Diovano Salamena)
