Layanan KA di Kumamoto Lumpuh Pasca Gempa 7.1 Skala Richter

REDigest.web.id, 30/7 – Gempa dengan magnitudo 7.1 yang mengguncang Prefektur Kumamoto mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur termasuk infrastruktur kereta api. Dikutip dari rilis JR Kyushu, kerusakan dilaporkan terjadi pada sejumlah infrastruktur jalur.
Di Lin Utama Kagoshima dilaporkan tiang listrik aliran atas di sejumlah titik roboh mengakibatkan jalur terhalang dan suplai listrik kereta terputus. Akibatnya layanan kereta api di lin ini dihentikan hingga perbaikan selesai dilakukan.
Di Jalur Kyushu Shinkansen, tembok pembatas jalur dan dinding peredam suara roboh di sejumlah titik. Rel parah juga dilaporkan terjadi di petak antara Shin-Yatsuhiro dan Shin-Minamata. Bahkan di dalam area Depo Kumamoto dilaporkan rel mengalami distorsi atau bengkok akibat gempa yang terjadi.

Dalam video yang beredar di media sosial, dilaporkan sebuah lokomotif terguling akibat gempa yang terjadi. Hingga berita ini diturunkan, JR Kyushu masih menghentikan layanan kereta api reguler dan Kyushu Shinkansen hingga proses perbaikan selesai dilakukan.
Jaringan listrik di wilayah Kumamoto juga masih terputus akibat gempa yang terjadi. Akibatnya warga di sejumlah lokasi di Prefektur Kumamoto tidak mendapatkan suplai listrik.
Gempa dengan magnitudo 7.1 Skala Richter mengguncang Prefektur Kumamoto pada Selasa (28/7) lalu. Dikutip dari Reuters, pusat gempa berlokasi 20 kilometer di selatan kota Kumamoto dengan kedalaman 10 kilometer.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takamichi mengatakan dalam konferensi pers pada Rabu (29/7) kemarin bahwa gempa ini merupakan salah satu gempa terparah yang mengguncang kawasan Kumamoto dalam kurun waktu 1 dekade terakhir. Sanae mengatakan saat ini pemerintah tengah berfokus pada evakuasi korban yang masih terjebak. Regu penyelamat dibantu Pasukan Bela Diri Jepang diturunkan untuk mengevakuasi korban yang terjebak.
Sejumlah bangunan dan infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan termasuk Kastil Kumamoto yang merupakan bangunan cagar budaya juga mengalami kerusakan parah. Sebuah mall mengalami kerusakan parah akibat ledakan yang bersumber dari kebocoran gas. Sebanyak 2 orang tewas serta 20 pekerja dan puluhan pengunjung dilaporkan menghilang dan masih dalam pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 300.000 orang dilaporkan mengungsi akibat gempa yang terjadi.(RED/BTS)
