KAI Batalkan Rencana Impor KRL Eks Jepang

REDigest.web.id, 6/10 – KAI resmi membatalkan rencananya untuk mengimpor KRL eks Jepang. Pembatalan ini disampaikan oleh Dirut KAI Bobby Rasyidin setelah pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis (5/10) kemarin.
Bobby mengatakan KAI wajib untuk mengutamakan pengembangan industri kereta api dalam negeri. Bobby juga mengatakan kalaupun diharuskan impor, pemerintah menginginkan kereta baru bukan bekas.
Bobby juga menjelaskan saat ini KAI membutuhkan 23 trainset KRL di mana 8 di antaranya bersifat urgent dengan realisasi 2-3 tahun. Nantinya sebagian dari trainset yang dibutuhkan akan diproduksi oleh INKA sementara sisanya impor baru dari luar negeri yang juga bekerjasama dengan INKA.
Pernyataan Dirut KAI tentang pembatalan wacana impor KRL bekas.
📽️ @Metro_TV pic.twitter.com/MjpwGhT7Kl— Malang Tramway (@MalangTramway) November 5, 2026
Sebelumnya DPR RI menyetujui rencana KAI untuk melakukan impor KRL bekas dari Jepang. Sementara itu Kemenhub sudah menerima proposal KAI untuk impor KRL bekas namun masih menunggu spesifikasi KRL yang akan diimpor sebelum memberi persetujuan.(RED/BTS)
