1 Maret Kereta Api Kalimaya Berhenti Beroperasi

[25/2/16]. Ada sedikit kabar sedih bagi para penumpang dan railfans Kulon. Mulai 1 Maret 2016, perjalanan kereta api Kalimaya relasi Tanah Abang-Rangkasbitung-Merak akan berhenti beroperasi. Hal ini dilakukan karena okupansi penumpang yang tidak mengalami perubahan signifikan semenjak pertama kali beroperasi pada 27 Oktober 2012 lalu.
Jadwal yang tak strategis dan tarifnya yang jauh lebih mahal ketimbang pesaingnya, Rangkas Jaya juga menjadi salah satu penyebab rendahnya okupansi. Bayangkan saja, anda membayar 30.000 Rupiah hanya untuk pergi ke Rangkasbitung. Bandingkan dengan Rangkas Jaya yang hanya 5000 Rupiah dengan waktu tempuh, jarak, dan stasiun perhentian yang sama. Bahkan tarifnya ke Merak pun tak beda jauh dengan Krakatau namun dengan rangkaian yang lebih tua ketimbang Krakatau.
Nantinya, setelah kereta api Kalimaya berhenti beroperasi, rangkaian yang dipakai oleh kereta api Kalimaya akan dioper ke kereta api Rangkas Jaya dan Lokal serta 2 kereta akan dimutasi ke Dipo Kereta Surabaya Pasarturi untuk dijadikan rangkaian kereta api Kertajaya.
Kereta api Kalimaya pertama kali beroperasi pada 27 Oktober 2012 oleh Gubernur Banten pada saat itu, Ratu Atut Choisyiah melayani rute Tanah Abang-Serang. Lalu pada Januari 2013 diperpanjang sampai Merak. Pada September 2014, perjalanan Kalimaya yang siang dipangkas hanya sampai Rangkasbitung.
RE Digest | Bayu Tri Sulistyo 

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

6 thoughts on “1 Maret Kereta Api Kalimaya Berhenti Beroperasi

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: