Mulai Hari Ini, 90% Rangkaian di Jalur Hijau Menggunakan Formasi 10 Kereta

Rangkaian KRL seri 205 formasi 10 kereta dengan nomor rangkaian 205-62F menunggu pemberangkatan di Stasiun Parung Panjang
10 Mei 2016 – PT. Kereta Api Commuter Jabodetabek kembali mengubah 2 pola perjalanan KRL Commuter Line di Jalur Hijau yang membentang dari Stasiun Tanah Abang sampai Stasiun Maja yang awalnya menggunakan rangkaian dengan formasi 8 kereta menjadi 10 kereta, seiring dengan bertambahnya jumlah penumpang pada jalur tersebut.
Adapun 2 pola perjalanan yang diubah formasi rangkaiannya itu adalah putaran KA 1904A relasi Parung Panjang-Maja dan seterusnya, serta putaran KA 1909 relasi Parung Panjang-Tanah Abang dan seterusnya. Dengan berubahnya formasi rangkaian pada pola perjalanan tersebut, maka mulai hari ini dari total 10 pemerjalanan di Jalur Hijau, ada 9 rangkaian dengan formasi 10 kereta dan hanya 1 rangkaian dengan formasi 8 kereta, dalam kata lain 90% rangkaian adalah rangkaian dengan formasi 10 kereta.
Jadwal KA pada putaran KA 1904A

Jadwal KA pada putaran KA 1909
Untuk memenuhi kebutuhan rangkaian pada 2 pola perjalanan tersebut, KCJ lewat DIpo Depok kembali memperpanjang 2 rangkaian KRL seri 205 eks Jalur Yokohama, dengan tentu mengorbankan 1 rangkaian lainnya. Rangkaian yang diperpanjang tersebut salah satunya adalah. 205-73F (eks Kamakura set H13), yang diperpanjang dengan menyisipkan kereta motor nomor 205-209 dan 204-209 dari 205-75F (eks Kamakura set H15). Rangkaian ini merupakan rangkaian eks Jalur Yokohama ke-7 yang diperpanjang menjadi 10 kereta.
Formasi rangkaian 205-73F 10 kereta
Dengan kembali berubahnya 2 rangkaian seri 205 eks Jalur Yokohama menjadi 10 kereta, kini sisa rangkaian seri 205 Jalur Yokohama yang masih memiliki formasi asli 8 kereta tinggal 10 rangkaian. Dan dari 10 rangkaian itu, 1 rangkaian digabungkan dengan rangkaian seri 205 lain yang formasinya menjadi 4 kereta sehingga menjadi 12 kereta. Jadi, total ada 9 rangkaian yang masih memiliki kemungkinan untuk diubah lagi formasinya.
PT KCJ menargetkan untuk mengubah formasi rangkaian Jalur Hijau, Jalur Kuning/Lingkar, dan Jalur Biru, yang memang memiliki kepadatan penumpang yang cukup tinggi sehari-harinya.
RE Digest | MPSCLFJRN

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: