Awali 2017, Tokyo Metro 6119F Migrasi ke Indonesia

Kereta 6119 diangkut dengan trailer ke pelabuhan | Source
[9/2] – Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, geliat ekspor-impor KRL bukan baru sudah dimulai meskipun baru 39 hari berlalu di tahun 2017. Mengawali program pengadaan 60 unit KRL seri 6000 dari Tokyo Metro untuk menambah jumlah armada KRL oleh PT KCJ, rangkaian 6119F dikirimkan dari Dipo Shin-Kiba menuju Pelabuhan Tokyo.
Pada
tanggal 7 Februari kemarin, seorang pengguna Twitter dengan nama pengguna @tmyk_photo mengunggah foto pengiriman
kereta 6119 (kereta ujung arah Yoyogi-Uehara) dari rangkaian
6119F menggunakan truk trailer dari dipo Shin-Kiba menuju pelabuhan, yang di jendelanya telah tertempel shipping mark untuk pengiriman ke Indonesia
menggunakan kapal angkutan barang, dengan urutan 1F/R sampai 10F/R.
Shipping mark tampak jelas pada jendela kereta | Source
Rangkaian 6119F merupakan rangkaian batch kedua yang memulai dinasnya pada 22 Agustus 1972. Rangkaian ini menjalani B-refurbishment pada 24 Februari 1997, dengan mengatur ulang formasi rangkaian serta penggantian komponen traksi dari AVF Chopper menjadi VVVF 2 fasa. Rangkaian ini menggunakan komponen VVVF buatan Hitachi, seperti pada rangkaian 6108F dan 6117F.
 

Susunan rangkaian 6119F
Rangkaian
6119F sendiri terakhir kali berdinas pada pagi hari tanggal 20 Januari 2017, dengan
nomor loop KA di Chiyoda Line yang terakhir kali dilayani oleh rangkaian ini
yaitu loop 08S. Berakhirnya operasi dari rangkaian ini sendiri sekaligus
menandai berakhirnya dinasan Tokyo Metro seri 6000 batch kedua secara keseluruhan di
Chiyoda Line, di mana rangkaian seri 6000 batch 2 pada saat ini (per 9
Februari 2017) sebagian besar sudah beroperasi di Indonesia (yaitu rangkaian 6115F
hingga 6118F), sementara 1 rangkaian (rangkaian 6114F) sudah dirucat menjadi
potongan logam di jalur perucatan yang ada di dipo Shin-Kiba sejak Januari
2016.
Dengan demikian, masih ada 5 rangkaian lagi yang akan dikirim ke Indonesia pada tahun ini. Apakah tahun ini akan lebih banyak rangkaian 2 fasa, atau justru rangkaian 3 fasa?
RED Citizen | Arya Dwi Pramudita

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×