[GALERI] Koleksi Lokomotif Berjalan Long Hood #SukaLongHud

Lokomotif model bersama dengan lokomotif sungguhan yang bersama-sama dalam posisi long hood | Foto: Januar Malik

Dewasa ini kebanyakan lokomotif yang beroperasi di Indonesia adalah lokomotif dengan kabin tunggal. Lokomotif seperti ini mempunyai kabin masinis hanya di satu sisi yang disebut ujung pendek/short hood, sedangkan sisi satunya disebut ujung panjang/long hood.

Memotret lokomotif dari sisi long hoodnya bisa dilakukan pada saat lokomotif tersebut berada di lintas, baik sruntulan (berjalan sendirian) maupun dengan rangkaian, ataupun saat berhenti. Lokomotif yang berjalan pada sisi long hood di lintas terkadang menjadi bahan incaran bagi para railfans. Hal ini disebabkan Peraturan Kementerian Perhubungan no. 24/2015 yang mensyaratkan pandangan masinis bebas tidak terhalang badan lokomotif. Oleh karenanya, pemandangan lokomotif berjalan long hood di lintas saat ini hanya umum ditemukan pada saat tidak dimungkinkan untuk memutar arah lokomotif, ataupun pada saat langsir.

Langsung saja kita simak koleksi lokomotif long hood dari Tim REDaksi sebagai tema Sabtu ini!

Daftar isi

  1. Pembuka
  2. Lokomotif Long Hood (1)
  3. Lokomotif Long Hood (2)
  4. Lokomotif Long Hood (3)
  5. Lokomotif Long Hood (4)
  6. Lokomotif Long Hood (5)
  7. Lokomotif Long Hood (6)
  8. Spesial Lokomotif Long Hood Sumatera Selatan

Halaman Selanjutnya: Lokomotif Long Hood (1)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Pages ( 1 of 8 ): 1 2345 ... 8Berikutnya »

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: