Pemerintah Thailand Hentikan Semua Proyek Garapan China Railway Group di Negaranya

REDigest.web.id, 3/4 – Pemerintah Thailand menghentikan sementara semua proyek yang digarap oleh BUMN Tiongkok, China Railway Group.
Dikutip dari CNN Indonesia, penghentian semua proyek China Railway Group ini berkaitan dengan runtuhnya proyek gedung Kantor Audit Negara (SAO) saat gempa 7,7 skala richter mengguncang Negeri Gajah Putih.
Seperti diketahui, proyek Gedung SAO digarap oleh konsorsium Italian Thai Development dan China Railway No. 10. Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra menginstruksikan semua lembaga dan kementerian untuk mengevaluasi proyek-proyek yang digarap China Railway No. 10.
Menteri Kehakiman Thailand Tawee Sodsong juga sudah menunjuk Departemen Investigasi Khusus untuk menyelidiki masalah ini. Investigasi difokuskan pada dugaan baja konstruksi yang digunakan dalam proyek Gedung SAO tidak memenuhi standar sehingga menyebabkan gedung runtuh ketika diguncang gempa.
Selain Gedung SAO, China Railway Group juga diketahui menggarap sejumlah proyek di Thailand termasuk Gedung Kantor Sumber Daya Air Nasional serta Jalur Kereta Cepat Bangkok-Nong Khai.
Dalam investigasi awal, diketahui pemegang saham China Railway No. 10 terkait dengan 13 perusahaan lainnya. Selain itu diketahui 51 persen saham perusahaan dipegang oleh warga negara Thailand dan sisanya 49 persen dipegang warga Tiongkok.
Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 29 orang tewas, 33 luka-luka, dan 73 orang dinyatakan hilang akibat runtuhnya proyek Gedung SAO saat gempa 7,7 skala richter yang berpusat di Myanmar mengguncang Thailand pada 28 Maret 2025 lalu. Sedangkan peristiwa runtuhnya Gedung SAO sempat terekam kamera dan viral di media sosial.(RED/BTS)