Wajah Baru Rasa Lama: Lokomotif CC2030203 Kini Berbalut Livery White and Blue 1995!

REDigest.web.id, 6/2 – Pasca menjalani serangkaian perawatan akhir di Balai Yasa Yogyakarta, Lokomotif CC2030203 kembali beroperasi menggunakan livery “White and Blue” atau “Sabuk Biru” dengan sentuhan yang sedikit berbeda. Skema warna yang diterapkan pada lokomotif ini bukanlah versi standar ala CC204 generasi kedua, melainkan mengadaptasi livery prototipe awal CC203 tahun 1995 yang dihadirkan kembali dengan sejumlah penyesuaian detail.
Corak sabuk biru yang dipilih ini merupakan salah satu dari varian livery perdana yang menghiasi lokomotif CC203 saat pertama kali didatangkan ke Indonesia. Tampilan historis ini sangat identik dengan momen penampakan prototipe livery lok jenis ini.
Secara historis, corak ini pertama kali diterapkan pada lokomotif CC20301 (kini CC203 95 01) dengan ciri khas logo Perumka oranye berukuran besar. Detail orisinalnya mencakup cat underframe berwarna abu-abu, cowcatcher hitam, lis abu-abu terang pada bagian atas kabin, serta penempatan logo perusahaan yang dominan.

Selain penggunaan logo PT KAI baru dan cat underframe hijau ala Balai Yasa Yogyakarta di livery tahun 2026, lonceng bawaan pabrik juga diganti. Kini, lokomotif tersebut menggunakan lonceng elektrik Graham White GW373, jenis yang sama dengan yang terpasang pada seri CC205 dan CC206.
View this post on Instagram
Usai merampungkan serangkaian uji coba, lokomotif milik Depo Sidotopo ini kembali pulang pada Rabu (4/2) dengan menarik KA Sri Tanjung, setelah sebelumnya berdinas KA Mabet Tanker relasi Rewulu-Madiun PP.
Dengan livery terbarunya, apakah lokomotif ini bakal sering berdinas kereta api jarak jauh atau masih region-lock bersama kereta api lokal Surabaya Raya? Mari kita tunggu! (RED/alifmaulr)


