Fakta KAKereta Api

Membangun Indonesia dengan Kereta Api

Anda tinggal di Jawa atau Sumatera? Mungkin kereta api tidak asing lagi bagi Anda. Kereta api mengantarkan kita dan barang kita dengan aman, cepat dan murah. Tanpa kita sadari, kereta api telah membangkitkan perekonomian di sepanjang daerah yang dilaluinya. Nah para pembaca yang budiman, saudara-saudara kita di luar Jawa dan Sumatera juga mengharapkan hal yang sama. Karena itulah pemerintah bekerja sama dengan beberapa investor akan membangun rel kereta api di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Seperti apa? Seperti ini…

Kereta Api Sulawesi

Pembangunan jalur kereta api di Sulawesi sudah dimulai sejak 13 November 2015. Tahap pertama yang dibangun adalah rute Makassar – Pare Pare. Tidak seperti di Jawa dan Sumatera yang memiliki lebar jalur 1.067mm (cape gauge), di Sulawesi ini lebar jalurnya 1.435mm alias standard gauge. Hal ini untuk meningkatkan kapasitas angkut, keselamatan, dan kecepatan. Dengan lebar jalur 1.435mm dan tipe rel R60, jalur ini mampu menampung tekanan gandar hingga 25-30 ton. Wah, bahkan lebih kuat daripada Sumatera Selatan yang terkenal dengan babaranjangnya! Presiden Joko Widodo saat meninjau proyek ini pada Rabu (25/11/2015) menuturkan, PT.KAI akan dipercaya sebagai operator kereta api di Sulawesi. Dirinya juga berharap, KAI dapat merekrut putra daerah asli Sulawesi sebagai pegawai kereta api.

Kereta Api Kalimantan

Rencana pembangunan rel kereta api di Kalimantan menarik perhatian RZD (Rossiyskie Zheleznye Dorogi) alias Russian Railways. RZD bersedia berinvestasi di Kalimantan dan membentuk anak perusahaan khusus yang bernama Kereta Api Borneo (KAB). Wah ini gak nasionalis, kita dijajah Rusia! Eits, tunggu dulu! Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek pada Senin (26/10/2015) mengatakan, ini murni investasi dari Rusia, bukan pinjaman. Selain itu, sejak September 2014 lalu, PT.KAB sudah mengirimkan 50 pelajar asli Kaltim untuk belajar perkeretaapian di 10 universitas terkemuka di Rusia selama 6 tahun. Untuk apa? Untuk dipersiapkan menjadi staf dan pegawai di PT.KAB. Jalur kereta api di Kalimantan ini akan sangat berguna untuk mengangkut batubara, hasil hutan, dan juga penumpang. Seperti halnya di Sulawesi, jalur kereta api di Kalimantan ini juga memiliki lebar 1.435mm. Pembangunan jalur ini akan dimulai pada tahun 2017 mendatang.

Kereta Api Papua

Berbeda dengan proyek di Sulawesi dan Kalimantan, rencana pembangunan jalur kereta api di Papua menuai kontroversi. Menurut ketua PRC (Papua Resource Center), Amiruddin Al-Rahab, pembangunan rel kereta api di Papua tidak menjawab kebutuhan masyarakat Papua. Menurutnya, pelayanan dasar seperti kemudahan akses jalan, listrik, dan ketersediaan bahan bakar lebih dibutuhkan oleh warga Papua, terutama di pedalaman Papua Tengah. Meskipun demikian, presiden Joko Widodo optimis pembangunan jalur kereta api di Papua akan dimulai tahun depan (2016). Kata pak presiden, proyek ini juga bermanfaat untuk memberi lapangan kerja bagi warga Papua. Oleh karenanya presiden menginginkan proyek ini lebih bersifat padat karya.

Penulis:
Tb Gemilang Pratama Adi

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×