KAI dan KAI Commuter Lakukan Sosialisasi Serempak Pencegahan Pelecehan Seksual

sosialisasi melawan pelecehan seksual di Stasiun Pasar Senen | Foto: Suara

REDigest.web.id, 1/7 – Ramainya pemberitaan pelecehan seksual yang terjadi di KA Argo Lawu pada 19 Juni lalu membuat isu terkait keamanan kaum hawa dalam berkeretaapi kembali menguat. KAI sendiri sebelumnya sudah langsung memasukkan pelaku pelecehan ini ke dalam daftar hitam layanan kereta api.

Oleh sebab itu, KAI dan KAI Commuter secara serentak melakukan sosialisasi lawan pencegahan pelecehan seksual di berbagai Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre).

Melansir dari berbagai media massa dan komunitas pecinta kereta api, berikut giat sosialisasi pencegahan pelecehan seksual di berbagai wilayah KAI.

KAI

Penari topeng dalam sosialisasi di Stasiun Cirebon | Foto: Antara

KAI melakukan sosialisasi untuk melawan kasus pelecehan seksual di seluruh wilayah kerja mereka, dari pulau Sumatra hingga pulau Jawa. Dari Divisi Regional (Divre) 1 Sumatra Utara sampai Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. KAI melakukan sosialisasi dengan kampanye via pengeras suara, pamflet, dan poster. Selain itu, KAI juga mengajak pengguna dalam sosialisasi di berbagai daerah untuk menandatangani petisi melawan pelecehan seksual.

Di wilayah Daop 1, KAI melakukan sosialisasi di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Cikarang, dan Karawang. Di wilayah Daop 2, KAI melakukan sosialisasi di Stasiun Bandung. Sedang di Daop 3, KAI melakukan sosialisasi di Stasiun Cirebon dan Jatibarang. Untuk wilayah Daop 4, KAI melakukan sosialisasi di Stasiun Semarang Tawang.

Adapun sosialisasi di wilayah Daop 5 berlangsung di Stasiun Purwokerto. Untuk Daop 7, sosialisasi berlangsung di Stasiun Madiun. Sosialisasi di Daop 8 berlangsung di Stasiun Surabaya Gubeng, sementara untuk Daop 9 berlangsung di Stasiun Ketapang, Banyuwangi. Dalam sosialisasi ini, KAI melakukan kampanye dengan pengumuman via pengeras suara, pamflet, dan poster baik di stasiun ataupun di dalam kereta. KAI juga mengajak pengguna untuk menandatangani petisi melawan pelecehan seksual di stasiun.

Tidak Sekadar Sosialisasi

Selain itu, KAI juga di beberapa kesempatan membagikan suvenir kepada para pengguna sebagai bentuk kampanye melawan pelecehan seksual. Melansir dari RRI, di Daop 7 Madiun KAI juga melakukan sosialisasi terhadap penyebaran virus COVID-19. Di Daop 5 Purwokerto, melansir dari Republika KAI juga mengadakan ngobrol santai mengenai pencegahan pelecehan seksual. Dan yang paling unik, melansir dari Antara, di Daop 3 Cirebon KAI melakukan sosialisasi dengan penari topeng yang merupakan ciri khas dari Cirebon.

Tidak hanya di Jawa, sosialisasi juga berlangsung di Sumatra, di mana dari Divre 1 hingga Divre 4 KAI melakukan sosialisasi untuk melawan pelecehan seksual. Di Divre 1, KAI melakukan sosialisasi di Stasiun Medan, untuk Divre 2 di Stasiun Padang, dan Divre 4 berlangsung di Stasiun Tanjung Karang, KA Kuala Stabas, dan Stasiun Kotabumi.

Pihak Lain dan Komunitas pun Turut Serta

Komunitas Spoorlimo dan Railfans Tegal melakukan sosialisasi di Stasiun Purwokerto | Foto: Republika

Dama sosialisasi ini KAI tidak bergerak sendirian. Ada sejumlah pihak lain dan komunitas para pecinta kereta yang turut serta dalam sosialisasi ini.

Sebut saja sosialisasi di Daop 1 Jakarta yang melibatkan Komnas Perempuan. dan di Stasiun Cikarang komunitas Victory Railfans, Jejak Railfans, Train Photograph, dan Komunitas Arek Sepur Indonesia. Di Daop 2 Bandung, Edan Sepur, Sahabat KA Area 2, dan Dinas Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Jawa Barat ikut serta di Stasiun Bandung. Untuk Daop 3 Cirebon, Komunitas Railfans Daop 3 (KRD3) Cirebon ikut serta di Stasiun Jatibarang.

Di Daop 4 Semarang, Komunitas Railfans Daop Empat (KRDE) turut serta dalam sosialisasi di Stasiun Semarang Tawang. Sementara Daop 5 juga turut melibatkan Railfans Tegal, Spoorlimo, dan UPTD PPA Kabupaten Banyumas. Di Daop 7, komunitas Pecel Madiun turut serta dalam sosialisasi ini. Sementara untuk Daop 9, Osing Train Community yang turut serta dalam sosialisasi ini.

Di Divre 1 Medan, Divre 1 Railfans menjadi komunitas yang turut serta dalam sosialisasi ini. Sementara untuk Divre 4, komunitas yang turut serta adalah Komunitas Baradipat.

KAI Commuter

Sosialisasi oleh petugas pelayanan dan keamanan KAI Commuter | Foto: Berita Satu

Selain KAI Daop 1, juga ada sosialisasi oleh KAI Commuter di stasiun-staasiun KRL Jabodetabek. Melansir dari Berita Satu, sosialisasi oleh KAI Commuter ini berpusat di Stasiun Tanah Abang, Stasiun Bogor, dan Stasiun Cikarang.

Menurut Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, korban pelecehan seksual tidak hanya wanita, ataupun lelaki, tetapi juga anak-anak. Ia menyebutkan oleh karena itu juga anak laki-laki boleh untuk naik bersama ibunya di Kereta Khusus Wanita. Selain itu, upaya KAI Commuter untuk mencegah pelecehan seksual menurutnya adalah pemisahan toilet pria dan wanita, call center 021-121, dan pengembangan sistem CCTV untuk mengenali wajah pelaku pelecehan.

Menurut KAI Commuter, selama 2022 ini pihaknya telah menangani tiga kasus pelecehan seksual. Kasus terbaru terjadi pada 21 Juni silam di mana pelaku pelecehan seksual telah diamankan oleh PKD Stasiun Buaran dan telah diserahkan ke Mapolresta Jakarta Timur.

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: