Menikmati Puding Homemade, Fresh From Bekasi with Love

Puding. Siapa sih yang gak suka sama makanan manis kenyal-kenyal kayak sesuatu yang bulat dan menonjol dan manis yang satu ini? Kalo ada yang gak suka, berarti harus cek kesehatan dulu nih haha.

Wikipedia menulis puding adalah makanan penutup yang dibuat dari bahan-bahan yang direbus atau dikukus, dan lalu setelah matang didinginkan terlebih dahulu baru dihidangkan. Puding yang seperti ini memiliki rasa manis, segar, dan ngangenin :3 Puding juga biasanya dihidangkan dengan saus khusus yang kita sebut dengan nama vla.

Nah, sekarang ada nih puding yang harganya terjangkau sama kantong kalian. Puding ini bisa kalian beli dengan hanya merogoh kocek Rp2000 saja per cupnya loh! Soal rasa? Hmmmm dijamin menggoyang lidah kalian deh, rasanya filosofis banget!

Ada 3 pilihan varian dari puding ini, yaitu puding telor ceplok, puding coklat-vanila, dan puding oreo,. Yang sekarang jadi favorit sih puding telor-ceplok sadan puding coklat-vanilla, tapi puding oreo ga kalah enak koq. Dijamin kalo nyoba ga akan nyesel dan ketagihan.

Bagi kalian yang mau mesen, kalian bisa langsung menuju ke halaman Team yang ada di bagian atas halaman RE-Digest ini, dan langsung kontak aja Asri Bening (089661320728) atau via sosmednya ya! Atau kalian bisa juga buka situs http://bit.ly/kangpuding tapi khusus mobile ya!
RE Digest | Muhammad Pascal Fajrin, Asri Bening Kurniawati

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: