Selamat Datang di Indonesia, Tokyo Metro 6131F!

KRL Tokyo Metro 6131F 

[30/11] – Menutup bulan November 2016, rangkaian terakhir pengadaan 60 unit KRL seri 6000 tahun 2016 yang dilakukan oleh PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) dari Tokyo Metro, yaitu 6131F, tiba di tanah air melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa sore (29/11). Rangkaian ini juga sekaligus menutup pengadaan KRL eks Jepang untuk tahun ini.

Seperti terkesan eksklusif, 6131F hanya dikirimkan sendiri ke Indonesia. Sejak dikirimkan dari Ayase ke Shin-Kiba pada akhir Oktober yang lalu, rangkaian ini telah menghabiskan hampir sebulan lamanya di bengkel Shin-Kiba milik Tokyo Metro. Sedangkan kedua kakaknya yaitu 6116F dan 6118F sudah tiba terlebih dahulu di Indonesia pada tanggal 9 Oktober yang lalu.

Kereta trailer normal, 6231
Kereta motor berpantograf, 6331
Kereta trailer berkabin masinis darurat, 6631
Dibandingkan dengan 5 rangkaian sebelumnya, 6131F memang berbeda sendiri baik dari interior, eksterior, maupun teknologi yang digunakan. Memiliki blower Linedelier dan unit AC bawaan pabrik, kaca pintu berukuran besar, serta sistem traksi VVVF 2 tahap yang lebih baru, menjadikan rangkaian yang mengalami mid-life refurbishment pada tahun 2005 ini sebagai rangkaian eks Jepang tercanggih yang dimiliki PT KCJ pada saat ini.
Penurunan rangkaian di Pelabuhan Tanjung Priok sendiri dimulai pada Selasa malam (29/11) dan rangkaian langsung dikirimkan ke Dipo Depok pada Rabu pagi (30/11). Tidak seperti ke-5 rangkaian sebelumnya yang dikirimkan lewat Kampung Bandan-Tanah Abang, 6131F dikirimkan melalui rute Tanjung Priok-Jatinegara-Manggarai-Depok, sehingga posisi kereta 1 (6131) berada di arah hilir.

KRL Tokyo Metro 6131F saat dilangsir dari Stasiun Depok menuju Dipo Depok menggunakan KRD NR (BTS)
Setelah berada di Dipo Depok, rangkaian ini akan menjalani adaptasi wilayah, di antaranya pengecatan ulang menjadi livery merah kuning khas PT KCJ, penambahan tralis pada kaca depan kabin masinis, dan juga pemasangan kelengkapan interior maupun eksterior KRL seperti signage kereta khusus wanita, signage pada pintu, garis kuning-hitam di area pintu, dan lain sebagainya. Selanjutnya, rangkaian akan diujicoba secara internal maupun bersama Dirjenka Kemenhub sebelum dapat berstatus siap operasi dan melayani penumpang.
Interior kereta 6031 (Saddam HF)

Pada akhirnya, pengadaan 60 unit KRL untuk tahun 2016 selesai. Sejak 2008, PT KCJ sudah mendatangkan 844 unit KRL dengan berbagai seri, di mana 116 unit di antaranya sudah tidak dapat dioperasikan lagi karena berbagai sebab, sedangkan 728 unit lainnya masih dapat dioperasikan hingga saat ini.

Pengadaan KRL bekas dari Jepang yang dilakukan oleh PT KCJ setiap tahunnya dianggap lebih menguntungkan dibandingkan pengadaan KRL baru, dikarenakan harga per unit yang lebih murah dan kualitas yang lebih bagus. Untuk tahun 2017 mendatang, PT KCJ merencanakan akan mengimpor 60 unit lagi dengan seri yang sama dengan pengadaan tahun ini.
RED | MPSCLFJRN

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

One thought on “Selamat Datang di Indonesia, Tokyo Metro 6131F!

  • Sabtu, 6 Oktober 2018 pada GMT+0700 13:19
    Permalink

    Favorit gua tuh….ama 6029F 😍

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: