Berita KAIndonesiaKereta ApiLRT Palembang

Berapakah Tarif KA Bandara Minangkabau dan LRT Palembang?

KRDE Bandara Minangkabau melintas langsung Jatinegara | foto: Yogatama Prasetyo

[13/3]. Jalur KA Bandara Minangkabau sudah jadi. LRT Palembang juga sebentar lagi jadi. Sejumlah infrastruktur kereta perintis di Sumatera memang saat ini tengah dikebut pengerjaannya. Hal ini dilakukan dalam rangka menghubungkan sejumlah wilayah di Sumatera dengan kereta api. Beberapa di antaranya bahkan sudah jadi dan akan segera dioperasikan seperti KA Bandara Minangkabau dan LRT Palembang. Lantas dalam benak kita muncul pertanyaan, kira-kira berapa harga tiket kedua kereta itu nantinya?

Dalam postingan Instagram Komunitas Pecinta Kereta Divre 2 Sumatera Barat (KPKD2SB) dijelaskan mengenai tarif KA Bandara Minangkabau dan LRT Palembang setelah beroperasi. Untuk tarif KA Bandara Minangkabau bisa dibilang sangatlah terjangkau bahkan sangat murah. Tarif yang diberlakukan bersifat progresif berdasarkan jarak tempuh.

Ada 6 tarif progresif yakni Padang – Tabing dengan tarif Rp 5.000, Padang – Duku dengan tarif Rp 10.000, Padang – BIM dengan tarif Rp 20.000, Tabing – Duku dengan tarif Rp 5.000, Tabing – BIM dengan tarif Rp 15.000, dan Duku – BIM dengan tarif Rp 10.000. Sedangkan untuk kereta ringan atau LRT Palembang tarifnya sedikit lebih tinggi.

Ada 2 tarif yakni perjalanan Asrama Haji – Ogan Permata Indah dengan tarif Rp 5.000 dan Bandara Sultan Mahmud Badarudin II – Ogan Permata Indah dengan tarif Rp 30.000. Selain itu dalam postingan tersebut juga dijelaskan tentang tarif sejumlah kereta perintis di Sumatera seperti KRDI Cut Meutia, Railbus Lembah Anai, dan Railbus Kertalaya.


Rencananya KA Bandara Minangkabau akan mulai beroperasi pada April 2018 mendatang. Sedangkan LRT Palembang akan mulai beroperasi pada Juni 2018 mendatang sebelum dimulainya perhelatan olahraga akbar se-Asia, Asian Games 2018. Wah bagaimana menurut kalian. Apakah tarifnya cukup terjangkau bagi kalian?

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×