KRL Seri 205 Jalur Musashino Kelompok Kedua Diuji Coba

205 jalur musashino
Rangkaian eks KeYo M36 tiba di Stasiun Manggarai | foto: Nurachman Hafizh

(19/11) – Dua rangkaian KRL seri 205 jalur Musashino dari kelompok pengapalan kedua diuji coba hari ini setelah adaptasi lingkungan. Kedua rangkaian tersebut adalah rangkaian eks KeYo M29 (205-13F) dan eks KeYo M36 (205-103F).

Uji coba ini tentunya dibagi dua sesi, yaitu sesi pagi dan siang. Eks KeYo M36 mengisi sesi pagi hari ini. Sementara itu eks KeYo M29 mengisi sesi siang. Uji coba kedua rangkaian KRL dilakukan dengan program rute Depok-Manggarai-Bogor-Depok.

Dibandingkan dengan ketiga rangkaian sebelumnya (BOO29, BOO33, BOO44), tampilan KRL seri 205 jalur Musashino kelompok kedua ini terlihat sedikit berbeda. Perbedaan paling jelas terdapat pada sabuk samping kereta yang ukurannya sedikit melebihi guratan pada badan kereta. Selain itu, pada kedua rangkaian ini juga telah menggunakan penampil tujuan matriks LED. Meski demikian, penampil tujuan ini belum dapat dinyalakan karena belum diprogram ulang untuk menampilkan tujuan-tujuan Jabodetabek.

205 jalur musashino
Rangkaian eks KeYo M29 “bergoyang pinggul” di wesel saat memasuki Stasiun Depok | foto: Nurachman Hafizh

Sementara itu, satu rangkaian lainnya yaitu eks KeYo M13 masih menunggu jadwal ujicoba. Rangkaian tersebut tentunya akan diujicoba secara terpisah dengan kedua saudaranya yang diujicoba hari ini.

Jadi SF12

Rangkaian eks KeYo M29 dan M36 beserta dengan M13 nantinya akan menjadi dua rangkaian formasi 12 kereta (SF12). Begitu pula dengan ketiga rangkaian sebelumnya yaitu BOO29, BOO33, dan BOO44. Saat digandengkan menjadi SF12, tentunya semua rangkaian akan diujicoba lagi untuk mengetahui performa dari rangkaian-rangkaian baru tersebut.

Rencana pengubahan formasi menjadi SF12 ini dilakukan untuk mendukung program pengurangan rangkaian SF8 secara besar-besaran yang akan dilakukan oleh Kereta Commuter Indonesia (KCI). Hal ini juga untuk mendukung penggantian rangkaian SF10 menjadi SF12 dan penambahan jadwal di lintas Rangkasbitung yang akan dimulai pada awal 2019 mendatang, seperti dilansir dari Detik dan CNN.

Nantinya KRL-KRL ini mungkin akan dioperasikan sebagai rangkaian SF8 dulu sambil menunggu ketersediaan rangkaian siap operasi (SO) seperti ketiga rangkaian sebelumnya. Saat ini banyak sekali armada KCI yang tidak beroperasi, terutama karena masalah roda, yang mengakibatkan rangkaian BOO29, BOO33, dan BOO44 sementara dioperasikan dengan formasi aslinya. (RED/MPF)

loading...

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: