Menjajal Bus Listrik Buatan Indonesia

Bus listrik Mobil Anak Bangsa (MAB) yang diujioperasikan di Jakarta

[24/11]. Anda sedang ingin berakhirpekan? Tapi bingung mau ke mana atau mau apa? Daripada bingung lebih baik menjajal bus listrik buatan Indonesia. Ya dari Jumat (23/11) hingga Minggu (25/11) bus listrik yang diberi nama Mobil Anak Bangsa (MAB) akan diujioperasikan di Jakarta. Uji operasi ini dilakukan untuk memperkenalkan bus ini kepada masyarakat.

Selama masa uji coba, penumpang tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Rute uji operasi bus listrik MAB adalah Plaza Indonesia – Sarinah – Semanggi – Plaza Senayan. Bus yang diujicobakan merupakan purwarupa kedua yang sebelumnya juga pernah dipamerkan di acara pameran otomotif, GIIAS 2018 dan pertama kali mengangkut penumpang pada saat gelaran Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Berbeda dari kakaknya, chasis MAB purwarupa kedua sepenuhnya buatan Indonesia. Bodi dirakit oleh karoseri New Armada. Meski namanya Mobil Anak Bangsa, tak semua komponen dibuat di Indonesia. Sebagian besar komponen, terutama mesin dan kelistrikan, masih diimpor dari sejumlah negara seperti Jepang, Jerman, dan Tiongkok. Bus ini ditenagai oleh 12 baterai dengan kapasitas total 590 volt dan dapat dicharge hingga penuh dalam waktu 2 jam. Pengecasan dilakukan menggunakan charging station yang dihubungkan menggunakan kabel.

Charging port yang ditempatkan di bagian belakang bus

Dalam sekali pengecasan, bus dapat berjalan hingga sejauh 200 kilometer dan dapat digeber hingga kecepatan 100 km/jam. Bus ini pun bisa dibilang irit. Dalam kondisi berhenti, daya baterai bus dapat bertahan selama 2 hari tanpa pengecasan, sedangkan ketika beroperasi dengan kecepatan rendah daya baterai dapat bertahan selama 1 hari. Karena bus ini menggunakan tenaga listrik, ketika bus berjalan tidak ada suara bising ataupun getaran seperti bus diesel.

Tampak luar bus ini mungkin kelihatan seperti bus kota pada umumnya, namun bagian dalamnya bisa dibilang cukup stylish. Jarak atap bus dengan lantai cukup jauh sehingga bagian dalam bus terlihat lebih luas dan lapang. Lampu bagian dalam bus yang berwarna biru membuat bus terlihat lebih menarik dan modern seperti diskotik.

Sebanyak 32 bangku ditempatkan di dalam bus ini di mana 2 bangku yang berada di depan pintu dapat dilipat untuk memberikan ruang bagi pengguna kursi roda. Bagian depan bus dibuat lebih rendah agar bus lebih ramah difable. Karena menggunakan air suspension, perjalanan bus akan terasa lebih nyaman serta ketinggian bus dapat dinaik-turunkan untuk membantu difable untuk naik ataupun turun dari bus.

Interior bus listrik MAB

Bagi anda yang ingin mencoba bus listrik ini anda dapat naik dari Halte Plaza Indonesia. Uji coba dilakukan dari pukul 11:00 hingga pukul 18:00. Selama bus berjalan akan ada pemandu yang menjelaskan mengenai spesifikasi bus dan sejarah bus serta siap menjawab pertanyaan anda mengenai purwarupa kedua bus listrik MAB ini.

(RED/BTS)

Satu tanggapan untuk “Menjajal Bus Listrik Buatan Indonesia

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: