Temui Donald Trump di Hanoi, Kim Jong Un Berangkat Gunakan Kereta Api

Kim Jong Un saat turun dari kereta kepresidenan dalam kunjungan ke Beijing | BBC Indonesia / Reuters

[25/2]. Rencana pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un semakin santer terdengar. Pertemuan akan dilangsungkan di Kota Hanoi, Vietnam pada tanggal 27 dan 28 Februari mendatang.

Ada yang unik dari pertemuan kali ini. Jika pada pertemuan sebelumnya di Singapura Kim Jong Un menggunakan pesawat charter Air China, kali ini Kim memilih menggunakan kereta api sebagai moda transportasinya ke Vietnam. Kereta yang dinaiki Kim Jong Un tiba di Dandong, kota di perbatasan Korea Utara dan Tiongkok pada Sabtu kemarin pukul 21:00 waktu setempat atau sekitar pukul 20:00 WIB.

Keberangkatan Kim Jong Un menggunakan kereta api dikonfirmasi oleh media Pemerintah Korea Utara. Perjalanan yang dilalui Kim Jong Un menggunakan kereta api bisa dibilang cukup panjang. Kereta akan menempuh perjalanan sepanjang 4.153 kilometer dengan rute Pyongyang – Beijing – Hanoi yang ditempuh dalam waktu dua setengah hari.

Tidak diketahui alasan mengapa Kim Jong Un memilih menggunakan kereta api ketimbang pesawat untuk menuju Vietnam. Salah seorang pengelola situs perjalanan Mark Smith berpendapat dipilihnya kereta api sebagai moda transportasi Kim Jong Un menuju Vietnam dikarenakan sejumlah alasan seperti perjalanan yang lebih santai juga fasilitas kereta kepresidenan yang lebih lengkap seperti tersedianya ruang kantor.

Pertemuan kedua di Vietnam ini merupakan lanjutan dari pertemuan pertama yang dilakukan di SIngapura. Dipilihnya VIetnam sebagai tempat pertemuan kedua pihak selain karena memiliki hubungan diplomatik dengan kedua negara juga karena faktor sejarah. Meski dahulu sempat terpisah dan berperang dengan Amerika, namun AS menjadikan Vietnam sebagai salah satu contoh dua negara yang bersatu dan berusaha berdamai dengan masa lalu.

(RED/BTS)

BBC Indonesia

Tribunnews

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: