KA Serayu Pagi Anjlok di Lebakjero

KA Serayu Pagi yang anjlok di kawasan Lebakjero pada Selasa siang | Tribunnews / istimewa

[4/6]. Belum seminggu anjlokan KA Lodaya Tambahan terjadi, anjlokan kembali terjadi di petak antara Stasiun Nagreg dan Stasiun Lebakjero. Kali ini yang menjadi korban adalah KA 215 Serayu Pagi relasi Purwokerto – Kroya – Pasar Senen. KA anjlok siang tadi pada pukul 12:36.

Anjlokan terjadi pada kereta ekonomi 4 atau kereta ke-5 dari rangkaian kereta sebanyak 1 as. Lokasi anjlokan KA 215 Serayu Pagi sama seperti KA Lodaya Tambahan yakni di KM 193. Rangkaian kereta yang selamat kemudian dipisah dan dibawa ke Stasiun Lebakjero dan Nagreg menggunakan lokomotif penarik KA Serayu dan lok eks penarik KA 12665 Galunggung.

Kereta penolong milik Dipo Lokomotif Bandung diturunkan untuk mengevakuasi kereta yang anjlok. Kereta yang anjlok berhasil dievakuasi sekitar pukul 16:00 dan dipasang batas kecepatan 5 km/jam di lokasi kejadian. KA pertama yang melintas di lokasi adalah KA 79 Lodaya tujuan Bandung.

Akibat peristiwa ini, perjalanan KA 5 Argo Wilis tujuan Bandung dan KA 203 Kutojaya Selatan tujuan Kiaracondong dialihkan lewat Lintas Pantura. Ini merupakan anjlokan KA kedua yang terjadi selama arus mudik tahun 2019 ini. Sebelumnya pada Kamis kemarin KA 7021 Lodaya Tambahan anjlok di lokasi yang sama dan mengakibatkan sejumlah perjalanan KA dialihkan lewat Lintas Pantura.

(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×