Pintu Shinkansen Terbuka Saat Berjalan Dalam Kecepatan Tinggi di Miyagi

Shinkansen E5 | JTB

[22/8]. Hampir semua kereta yang beroperasi di era modern seperti saat ini memiliki pintu otomatis di bordes. Salah satu alasan penggunaan pintu otomatis adalah untuk mencegah penumpang terjatuh dari kereta saat tengah berjalan. Sayangnya ada saja masalah yang dihadapi kereta dengan pintu otomatis, salah satunya adalah pintu yang seringkali terbuka sendiri saat kereta tengah berjalan.

Tidak terkecuali untuk kereta cepat asal Jepang, Shinkansen. Kemarin pintu pada perjalanan Hokkaido Shinkansen KA Hayabusa No. 46 berhenti darurat di terowongan dekat Shibata, Prefektur Miyagi karena pintu yang terbuka saat kereta berjalan dalam kecepatan 280 km/jam.

Pintu yang terbuka berada di kereta 9 dari rangkaian kereta. Pintu terbuka selama 40 detik dan menyebabkan kereta terhenti selama 15 menit untuk menjalani pengecekan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tokyo. Diduga penyebab pintu Hokkaido Shinkansen KA Hayabusa No. 46 terbuka saat berjalan adalah petugas kebersihan yang lupa menutup tuas pintu manual setelah melakukan pembersihan kereta di Sendai.

Beruntung tidak ada penumpang yang berdiri di bordes saat peristiwa ini terjadi. Akibat peristiwa ini KA Hayabusa No. 46 terlambat tiba di tujuan akhir selama 19 menit dan menyebabkan tujuh perjalanan Shinkansen lainnya tertahan selama 28 menit.

(RED/BTS)

Mainichi

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: