Lokomotif D1410 Bangkit Dari Tidur Panjangnya

Lokomotif D1410 saat dilangsir di dalam Balai Yasa Pengok | picture: Satrio Endra Gemilang

[18/10]. Setelah menjalani tidur yang cukup panjang selama puluhan tahun, akhirnya cerobong lokomotif uap D1410 kembali mengepulkan asap. Lokomotif D1410 kini telah bangkit dari tidurnya yang panjang bak seorang putri salju. Siang tadi lokomotif D1410 menjalani uji dinamis kecil di Balai Yasa Pengok.

Lokomotif berjalan maju-mundur di area Balai Yasa Pengok sendirian tanpa membawa kereta. Badan kereta yang sebelumnya kusam dan penuh karat kini terlihat begitu kinclong dan berkilauan seperti ketika masih berdinas dahulu kala.

Sebelumnya pada Kamis (17/10) siang lokomotif D1410 dilangsir keluar dari workshop Balai Yasa Pengok dengan didorong oleh lokomotif diesel. Dilakukan modifikasi pada lokomotif untuk mengubah bahan bakar yang digunakan untuk menggerakan lokomotif dari yang sebelumnya menggunakan minyak residu menjadi kayu bakar.

Kondisi bodi lokomotif D1410 setelah direstorasi dan dihidupkan kembali | picture: Satrio Endra Gemilang

Penghidupan lokomotif D1410 merupakan sebuah perjalanan panjang yang cukup lama. Butuh waktu 3 tahun lamanya agar lokomotif ini dapat beroperasi kembali. Lokomotif D1410 bersama D52099 didatangkan dari Museum Transportasi TMII ke Stasiun Purwosari pada Oktober 2016. Keduanya sempat dibiarkan terparkir di emplasemen Stasiun Purwosari selama 2 tahun lamanya.

Pada 10 Oktober 2018, D1410 dipindahkan ke bekas gudang semen Stasiun Solo Balapan untuk diangkut menuju Balai Yasa Pengok. Namun sayangnya yang diangkut ke BY Pengok pada saat itu hanya D1410 sedangkan D52099 dibiarkan terparkir di Stasiun Purwosari hingga saat ini.

Teknisi dari Balai Yasa Pengok yang dibantu teknisi dari Museum KA Ambarawa berusaha menghidupkan kembali lokomotif ini. Terbatasnya ketersediaan suku cadang menjadi salah satu penghambat penghidupan kembali lokomotif ini. Hingga saat ini, sejumlah pekerjaan masih dilakukan agar lokomotif siap untuk digunakan.

Proyek penghidupan dua lokomotif uap ini merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Kota Solo dengan KAI. Rencananya lokomotif D1410 ini akan dioperasikan sebagai kereta wisata Solo bersama dengan lokomotif C1218.

(RED/BTS)

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: