Topan Hagibis Landa Pesisir Jepang, Layanan Kereta Api Lumpuh Total

Rangkaian Shinkansen E7 yang terendam banjir di Dipo Nagano | Japanese Train

[13/10]. Topan Hagibis yang melanda Jepang menyebabkan layanan kereta api di pesisir timur Jepang lumpuh total. Hujan deras dan angin yang sangat kencang membuat semua operator kereta api di Kota Tokyo menghentikan operasionalnya sejak Sabtu kemarin.

Tak hanya kereta api, layanan bus dan taksi juga dihentikan akibat topan. Sejumlah penerbangan di Bandara Haneda dan Narita juga dibatalkan. Akibatnya ribuan penumpang yang hendak melakukan penerbangan ke sejumlah wilayah di Jepang maupun beberapa negara menumpuk di bandara.

Layanan Shinkansen di sejumlah jalur seperti Tokaido Shinkansen dan Sanyo Shinkansen dihentikan selama badai berlangsung.

Dampak akibat badai pun terlihat setelah badai usai. Banjir merendam sejumlah wilayah di Jepang. Di Nagano, sebanyak 10 rangkaian atau 120 unit Shinkansen E7 terendam banjir akibat hujan deras selama badai berlangsung. Di Niigata, rangkaian KRL JR 205 Musashino yang hendak dikirim ke Indonesia juga terendam banjir akibat badai.

Jalur Hitachinaka Seaside Railway terendam banjir dengan kedalaman kurang lebih setinggi lutut orang dewasa.

Jalur Hitachinaka Seaside Railway yang terendam banjir | Japanese Train

Di Jalur Ueda Electric Railway sebuah jembatan penghubung ambruk usai diterjang banjir bandang. Akibatnya jalur ini terputus total. Pondasi jembatan yang tergerus air menyebabkan struktur jembatan ambruk dan tercebur ke sungai.

Jembatan penghubung di Jalur Ueda Electric Railway yang ambruk usai diterjang banjir bandang | Twitter / uedanavi

Hingga Minggu pagi, layanan kereta api di kawasan Tokyo masih dihentikan. Sejumlah operator masih menghentikan layanan kereta api akibat rusaknya prasarana sebagai dampak dari badai yang berlangsung kemarin.

Untuk Shinkansen sendiri, layanan antara Tokyo – Kanazawa dan Tokyo – Niigata akan segera dibuka pada siang ini. Sementara untuk Jalur Hokuriku dan Tokaido Shinkansen, pihak JR East sendiri masih belum dapat mengonfirmasi kapan layanan di jalur ini akan dibuka kembali mengingat rusaknya prasarana serta sarana Shinkansen E7 yang terendam di Nagano.

Topan no. 19 atau Topan Hagibis melanda pesisir timur Jepang pada Sabtu kemarin. Ini merupakan topan terkuat yang menghantam Jepang selama 60 tahun terakhir.

Sampai berita ini diturunkan, sebanyak 2 orang tewas dan sekitar 6 juta warga diungsikan akibat topan ini. Ribuan rumah dan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan yang cukup parah akibat topan serta banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari topan yang terjadi.

(RED/BTS)

NHK | Asahi | Japantoday

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: