Berita KAIndonesiaKAI CommuterKereta Api

Tutup Tahun, 24 Unit KRL Seri 205 Tiba Lagi di Jakarta

tutup tahun musashino
KRL seri 205 rangkaian eks KeYo M65 di Stasiun Tanjung Priok sebelum dikirim ke Balai Yasa Manggarai, Sabtu (28/12)

(31/12) – Tiga rangkaian KRL seri 205 jalur Musashino kembali tiba di tanah air pada Hari Natal (25/12) lalu. Ketiga rangkaian tersebut adalah eks KeYo M19 dengan propulsi VVVF, dan eks KeYo M52 (eks NaHa 9) serta eks KeYo M65 wajah cerita peri (Marchen) dengan propulsi kontrol resistor.

Diangkut dengan kapal MV Jule yang berbendera Antigua dan Barbuda, ketiga rangkaian ini merupakan rangkaian terakhir yang dikirimkan melalui Pelabuhan Niigata Barat sebelum memasuki musim dingin. Pengiriman selanjutnya akan melalui pelabuhan lain sampai musim dingin berakhir. Ini dikarenakan sepanjang musim dingin, salju akan turun di sepanjang jalur menuju Niigata.

Formasi rangkaian KRL seri 205 jalur Musashino pengiriman ke-7

Rangkaian eks KeYo M19 menjadi rangkaian pertama yang diturunkan dari kapal. Sedangkan M52 dan M65 menjadi rangkaian kedua dan terakhir. Namun, M52 menjadi rangkaian pertama yang dikirimkan dari Tanjung Priok menuju Dipo Depok pada Kamis (26/12) dini hari.

Sementara itu, rangkaian M19 dan M65 dikirimkan ke Balai Yasa Manggarai pada Jumat (27/12) dan Sabtu (28/12) dini hari. Ini sekaligus merupakan kali pertama dan terakhir rangkaian Marchen dikirimkan dari Tanjung Priok ke Manggarai.

KRD penolong “Djoko Tingkir” yang kembali bertugas pada pengiriman KRL kali ini | foto: Yogatama Prasetyo

Kereta penolong (NR) “Djoko Tingkir” milik Dipo Bukit Duri, yang dirumorkan akan segera menjalani perawatan akhir lengkap di Yogyakarta, kembali digunakan dalam pengiriman KRL kali ini. Pada pengiriman sebelumnya, NR “Pikachu” menggantikan tugas “Djoko Tingkir” yang pada saat itu sedang menjalani perawatan akhir bogi di Balai Yasa Manggarai.

Seperti halnya rangkaian lainnya, ketiga rangkaian akan menjalani serangkaian adaptasi lingkungan dan uji coba sebelum dapat melayani penumpang di Jabodetabek. Biasanya, uji coba dari Manggarai akan dilakukan dengan keadaan asli rangkaian. Tidak menutup kemungkinan M65 akan diuji cobakan dengan keadaan asli seperti saat beroperasi di Jepang.

Nantinya, ketiga rangkaian juga akan direkomposisi menjadi 12 kereta (SF12) dengan tiga rangkaian KRL seri 205 jalur Musashino lainnya yang pada saat ini masih beroperasi dengan formasi 8 kereta (SF8). Hal ini sejalan dengan program KCI untuk mengoperasikan KRL SF12 lebih banyak dan mem-phase out KRL SF8 secara bertahap pada tahun 2020.

Salah satu unit kereta saat dikirimkan dari dermaga menuju Stasiun Pasoso | foto: Yogatama Prasetyo

Ketiga rangkaian ini juga sekaligus menutup kegiatan impor KRL di tahun 2019. Impor KRL akan kembali berlanjut di awal tahun 2020 mendatang, dengan satu rangkaian telah menunggu untuk pengapalan di Jepang. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: