Berita KAIndonesiaKereta Api

Argo Wilis, Malabar, Mutiara Selatan, dan Turangga Relasinya Diperpanjang Sampai Jakarta

KA Argo Wilis | Wikimedia / Alqhaderi Aliffianiko

[3/11]. Di GAPEKA 2019 semakin banyak pilihan bagi warga Jakarta yang hendak ke Bandung maupun sebaliknya. Mulai 1 Desember mendatang, 4 pujangga Lintas Selatan Jawa yakni Argo Wilis, Malabar, Turangga, dan Mutiara Selatan akan diperpanjang relasinya hingga ke Jakarta.

Pemanjangan relasi dilakukan untuk mengurangi beban lintas Jakarta – Bandung yang selama ini hanya dipikul oleh Argo Parahyangan dan Serayu. Diperpanjangnya relasi keempat KA ini juga membuat domisili sarana yang sebelumnya milik Dipo Kereta Bandung berubah menjadi milik Dipo Kereta Jakarta Kota.

Argo Wilis dan Turangga yang sebelumnya memiliki relasi Bandung – Surabaya Gubeng diperpanjang menjadi Gambir – Bandung – Surabaya Gubeng. Malabar yang sebelumnya memiliki relasi Bandung – Blitar – Malang menjadi Pasar Senen – Bandung – Blitar – Malang. Mutiara Selatan yang sebelumnya memiliki relasi Bandung – Surabaya Gubeng – Malang menjadi Gambir – Bandung – Surabaya Gubeng – Malang.

Untuk arah Surabaya, KA Argo Wilis berangkat dari Gambir pukul 5:00 dan dari Bandung pukul 8:40, Turangga berangkat dari Gambir pukul 14:00 dan dari Bandung pukul 18:05. Sedangkan untuk arah sebaliknya, Argo Wilis berangkat dari Surabaya Gubeng pukul 07:00 dan dari Bandung pukul 19:55, Turangga berangkat dari Surabaya Gubeng pukul 16:30 dan dari Bandung pukul 6:05.

Untuk Mutiara Selatan arah Malang kereta berangkat Gambir pada pukul 17:10 dan dari Bandung pada pukul 20:55. Sedangkan untuk arah sebaliknya, kereta berangkat Malang pada pukul 17:00 dan dari Bandung pada pukul 10:00. Untuk Malabar arah Malang kereta berangkat dari Pasar Senen pada pukul 16:10 dan dari Bandung pada pukul 19:50. Sedangkan untuk arah sebaliknya, kereta berangkat dari Malang pukul 16:00 dan dari Bandung pukul 8:30.

Dengan dipindahnya stasiun keberangkatan KA Argo Wilir, maka dengan begini seluruh KA kelas argo yang ada di Pulau Jawa resmi diberangkatkan dari Stasiun Gambir. Namun tentunya dipindahkannya keberangkatan 4 pujangga Lintas Selatan Jawa ini menuai penolakan dari sejumlah penumpang dan pecinta kereta terutama yang berada di Lintas Bekasi yang khawatir lintas akan bertambah padat dengan kehadiran keempatnya di Jakarta.

Belum ditambah dua KA baru yakni KA Anjasmoro dan KA Dharmawangsa yang diresmikan secara bersamaan pada tanggal 1 Desember. Namun sebagian penumpang dan pecinta kereta mendukung pemindahan pemberangkatan keempat KA ini ke Jakarta karena bisa memberikan alternatif untuk bepergian ke Bandung selain Argo Parahyangan dan Serayu.

(RED/BTS)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×