Beri Penghormatan Pada Pekerja Transportasi, Amtrak Minta Kereta Api dan Bus Bunyikan Klakson

Ilustrasi Amtrak | Vindy.com

[22/4] Guna memberikan penghormatan pada para pekerja lapangan yang tetap bekerja melayani masyarakat di tengah pandemi COVID-19, Amtrak meminta kepada operator kereta api dan bus di Amerika Serikat untuk membunyikan klakson sebagai penghormatan kepada para pekerja lapangan.

Seperti dilansir dari The Verge, dalam keterangannya pihak Amtrak turut mengajak operator transportasi lainnya di New York seperti Metropolitan Transportation Authority (MTA), New Jersey’s NJ Transit, the Southeastern Pennsylvania Transportation Authority (SEPTA), and Metrolink and AC Transit dalam aksi solidaritas yang bertajuk “#SoundTheHorn campaign.”

Masinis dan supir bus diharuskan membunyikan klakson pada Kamis (16/4) kemarin pukul 3 sore waktu bagian timur Amerika Serikat.

Meskipun aksi ini kelihatannya spele namun diharapkan dapat meningkatkan moral dan semangat para pekerja di sektor transportasi umum untuk tetap melayani masyarakat di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Amerika Serikat.

Aksi ini ternyata mendapatkan respon positif dari operator serta para masinis dan supir. Mereka dengan kompak membunyikan klakson saat kereta berada di stasiun maupun saat bus berada di terminal maupun halte.

Tak hanya operator yang beroperasi di New York. Aksi ini juga diikuti oleh operator transportasi di 35 negara bagian sebagai bentuk solidaritas.

(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: