JR West dan Shigaraki Kohgen Railway Kenang 29 Tahun Tragedi Shigaraki

[15/5]. Dua perusahaan operator kereta api di Prefektur Shiga yakni JR West dan Shigaraki Kohgen Railway (SKR) memperingati 29 tahun insiden tabrakan kereta api yang terjadi di Shigaraki (sekarang Koka) pada tahun 1991.
Seperti dikutip dari Japantimes, untuk pertama kalinya acara peringatan ini tidak dihadiri oleh keluarga korban dan hanya dihadiri oleh 6 orang undangan karena penerapan PSBB untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19 di Jepang.
Kedua perusahaan memang membatasi jumlah undangan yang hadir dalam peringatan yang dilakukan pada tahun ini. Bahkan walikota Koka dan gubernur Prefektur Shiga juga tidak diundang dalam peringatan kali ini.
Acara peringatan diisi dengan mengheningkan cipta doa untuk arwah para korban yang dilakukan oleh perwakilan kedua perusahaan yakni Dirut JR West Kazuaki Hasegawa dan Dirut SKR Senjiro Masaki. Seusai berdoa keduanya meletakan pesan-pesan di depan monumen tanpa membacakannya.
Dalam pesan yang dituliskan, dirut kedua perusahaan berjanji akan menjadikan tragedi ini sebagai pelajaran dan akan terus meningkatkan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api serta menjadikannya prioritas utama.
Seperti dikutip dari Shippai.org, pada 14 Mei 1991 KA 501D special JR West rapid service relasi Kyoto – Shigaraki yang mengangkut 716 penumpang bertabrakan adu banteng dengan KA 534D lokal SKR arah Kibukawa di petak antara Stasiun Sinyal Onotani dan Stasiun Kibukawa di Jalur SKR Shigaraki.
Sebanyak 42 orang tewas dalam kecelakaan ini. Kecelakaan ini disebabkan oleh KA lokal SKR yang melanggar aspek sinyal merah.(RED/BTS)