Masuk Masa Transisi, Operasional MRT dan LRT Jakarta Kembali Normal

uji operasional mrt
Barisan kereta “Ratangga” MRT Jakarta di Dipo Lebak Bulus

[4/6]. Setelah hampir 2 bulan lamanya beroperasi dengan rekayasa, operasional MRT Jakarta dan LRT Jakarta akan kembali normal seperti sebelumnya. Dikembalikannya operasional MRT dan LRT seperti sebelumnya menyusul masa transisi menuju “new normal” yang diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dinormalkannya operasional MRT dan LRT akan dilakukan pada Jumat (5/6) besok. Headway perjalanan MRT yang sebelumnya 30 menit sekali semasa PSBB kembali menjadi 10 menit sekali pada jam kosong dan 5 menit sekali pada jam sibuk.

Stasiun-stasiun yang ditutup seperti Setiabudi Astra, Bendungan Hilir, Istora Mandiri, Senayan, ASEAN, Blok A, dan Haji Nawi kembali dibuka untuk aktifitas naik-turun penumpang. Jam operasional kereta juga diperpanjang menjadi pukul 5:00 hingga pukul 21:00 WIB.

lrt jakarta diundur
LRV seri 1100 LRT Jakarta rangkaian 1103F dan 1104F di Stasiun Velodrom

Hal serupa juga dilakukan pada LRT Jakarta. Headway antar kereta yang sebelumnya 30 menit sekali kembali jadi 20 menit sekali pada jam kosong dan 10 menit sekali pada jam sibuk. Jam operasional juga diperpanjang menjadi pukul 5:30 hingga pukul 21:00 WIB.

Sementara untuk TransJakarta sebanyak 50 rute koridor akan kembali beroperasi mulai pukul 5:00 hingga 22:00 WIB. Namun belum diketahui kapan Mikrotrans dan rute non koridor akan mulai beroperasi.

Meski demikian protokol pencegahan COVID-19 seperti penggunaan masker, pengukuran suhu tubuh, dan physical distancing tetap berlaku di masa transisi.(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: