Pasien Positif Kabur Naik Commuter Line, KCI Aktifkan Protokol Penanganan COVID-19 di Rangkasbitung

[13/6]. KCI mengaktifkan protokol penanganan COVID-19 di Stasiun Rangkasbitung pada Kamis (11/6) setelah seorang pasien teduga positif COVID-19 kedapatan bepergian dengan menggunakan Commuter Line.

Seperti dilansir dari siaran pers KCI, pasien berinisial DH yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga kabur dari isolasi mandiri di rumah tempat ia bekerja untuk pulang ke kampung halamannya.

DH sebelumnya menjalani test swab PCR di sebuah rumah sakit di Jakarta. Pada 9 Juni hasil tes keluar dan menyatakan DH positif mengidap COVID-19.

Kaburnya ia dari isolasi mandiri diketahui setelah dicek melalui telepon ia sedang naik Commuter Line menuju Rangkasbitung. Setelah diketahui keberadaannya, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Lebak bersama petugas Stasiun Rangkasbitung langsung mengaktifkan protokol penanganan COVID-19.

Penumpang yang sebelumnya satu kereta dengan DH dipindahkan ke kereta lain dan kereta tempat ia naik dikosongkan dari penumpang untuk mencegah penularan. Sesampainya kereta di Rangkasbitung, penumpang lain diturunkan terlebih dahulu.

Setelah kereta kosong, DH kemudian diturunkan dan dibawa ke ruang isolasi sementara di Stasiun Rangkasbitung sebelum dijemput menggunakan ambulans untuk dibawa ke rumah sakit rujukan terdekat.

Setelah DH dijemput, proses pembersihan sterilisasi pun dilakukan pada rangkaian yang DH naiki dan di seluruh bagian Stasiun Rangkasbitung. KCI kemudian mengirimkan rangkaian pengganti untuk menggantikan rangkaian yang menjalani proses sterilisasi di Stasiun Rangkasbitung.

Akibat peristiwa ini, seluruh kru yang bertugas di kereta yang dinaiki oleh DH terpaksa harus menjalani isolasi mandiri yang diawasi secara langsung oleh KCI.

KCI menyayangkan sikap DH yang bisa menyebarkan wabah COVID-19 serta membahayakan keselamatan penumpang lain dan kru yang bertugas di dalam kereta. KCI juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol pencegahan COVID-19.(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: