Tokyu Pertama Livery Baru, KRL Seri 8500 Rangkaian 8618F Diujicobakan

krl tokyu 8618f
KRL seri 8500 rangkaian 8618F memasuki Stasiun Depok dari Stasiun Bogor | Foto: RED/Muhammad Pascal Fajrin

[25/2] Menjadi KRL seri 8500 eks Tokyu pertama dengan livery baru KAI Commuter, KAI Commuter mengujicobakan rangkaian 8618F setelah menjalani perawatan 48 bulanan (P48) pada bulan Januari 2021. KAI Commuter mengujicobakan rangkaian ini pada rute Depok-Manggarai-Bogor-Depok siang ini (25/2).

Rangkaian yang sejatinya dimiliki oleh induk dari KAI Commuter yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI, Persero) ini merupakan rangkaian KRL eks Tokyu terakhir dari total empat rangkaian yang menjalani P48 pada tahun 2020 dan 2021. Menurut nomor lambung masing-masing rangkaian KRL eks Tokyu, program perawatan berat berikutnya adalah perawatan 24 bulanan (P24) yang akan dilakukan pada tahun 2022 dan 2023.

Seperti halnya 8003F, 8618F langsung diujicobakan dengan stamformasi bakunya yaitu 12 kereta (SF12). Sementara itu, dua rangkaian lainnya yaitu 8604F dan 8610F pada awalnya diujicobakan dengan stamformasi 8 kereta (SF8) akibat beberapa unit keretanya terendam banjir di Depo KRL Bukit Duri pada Januari 2020 lalu. Namun pada Januari 2021 lalu, rangkaian 8610F telah kembali menjadi rangkaian SF12.

krl eks tokyu 8610F
Insert: KRL eks Tokyu seri 8500 rangkaian 8610F yang telah kembali menjadi rangkaian SF12 | Foto: RED/Muhammad Pascal Fajrin
krl eks tokyu 8610f
Bidang diagonal pada sisi kabin masinis | foto: RED/Muhammad Pascal Fajrin

Dari penampilan rangkaian, tampak bagian diagonal pada sisi kabin masinis yang menurut penulis lebih rapi dari diagonal pada KRL seri 205. Walau demikian, diagonal ini masih tidak tersambung sempurna dengan striping muka KRL.

krl eks tokyu 8618F
Pelat nomor kereta 8948 yang angkanya telah dicat hitam | Foto: RED/Muhammad Pascal Fajrin

Selain itu, angka pada pelat nomor di tiap unit kereta juga dicat hitam. Sebelumnya, KAI Commuter tidak mengecat angka di pelat nomor rangkaian eks Tokyu lainnya dan baru dilakukan pada 8618F. Pengecatan angka di pelat nomor ini mengikuti standar yang diterapkan pada rangkaian KRL eks Tokyo Metro seri 6000.

Setelah uji coba, rangkaian akan dievaluasi sebelum dapat kembali penumpang. Evaluasi hasil uji coba ini dilakukan untuk memastikan kehandalan rangkaian agar meminimalisir gangguan pada saat rangkaian kembali beroperasi. (RED/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×