Penumpang KRL Tertidur dan Terkunci dalam Rangkaian di Stasiun Bekasi

Ilustrasi penanda jurusan “TIDAK UNTUK PENUMPANG”. Pada umumnya penanda jurusan ini digunakan untuk menandakan KRL tersebut tidak berdinas dan akan stabling ataupun pulang dipo

[21/6] Tertidur pada saat naik KRL sampai terlewat stasiun tujuan mungkin sudah umum. Tapi bagaimana jika tertidur sampai stasiun akhir dan terjebak dalam rangkaian? Kejadian inilah yang dialami oleh salah seorang penumpang KRL di Stasiun Bekasi pada Sabtu (20/6) kemarin.

Dilansir dari Pikiran Rakyat, ia bercerita bahwa ia awalnya menaiki KRL dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Bekasi. Ia terakhir mengingat dirinya kira-kira berada di Stasiun Buaran sebelum tertidur dengan menggunakan earphone. Sebelum tertidur, kereta pun sudah sepi menurutnya, hanya sisa 1-2 orang. Ketika terbangun, ia menyadari dirinya sudah berada di Stasiun Bekasi dan terkunci di kereta ke-9. Sontak ia pun mencoba menelepon call center KCI, tetapi tidak diangkat. Ia juga mencoba memencet bel darurat tetap masinis dan petugas sudah tidak ada di rangkaian. Akhirnya ia mengunggah videonya ke Twitter dan menyebutkan akun resmi KCI.

Pada akhirnya ada petugas yang mengarahkannya keluar melalui kabin masinis. Ia pun berterimakasih kepada KCI dengan berkata “Makasih udah bikin nyaman penumpangnya saking nyamannya sampe ketiduran, dan ternyata bukan cuman saya yg begini wkwk.”

Sementara itu dilansir dari Detik, VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba menerangkan kejadian ini terjadi di rangkaian KA 1444 Jakarta Kota-Bekasi. Ia menambahkan rangkaian tersebut masih parkir untuk bersiap menuju posisi stabling. Selain itu, disebutkan petugas yang sedang berdinas saat itu sedang menyelesaikan proses administrasi perjalanan untuk selanjutnya akan mengecek kembali rangkaian sebelum dijalankan ke posisi stabling. Setelah dibantu keluar, penumpang ini pun menyelesaikan perjalanannya dengan tap out(RED/IHF)

 

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×