Pemerintah Resmi Teken Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta – Surabaya Dengan Jepang

Desain rangkaian KRDE Semi Cepat yang diusulkan oleh INKA | INKA

[25/9]. Proyek kereta semi cepat Jakarta – Surabaya kini menemui titik terangnya. Pemerintah Indonesia resmi meneken proyek KA semi cepat Jakarta – Surabaya dengan Jepang.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Summary Record on the Java North Line Upgrading Project antara pihak Jepang yang diwakili oleh Minister of Economic Affair Embassy of Japan Tadayuki Miyashita dan pihak Indonesia yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perekeretaapian Zulkifri pada Selasa kemarin.

Penandatanganan juga disaksikan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR Basuki Hadjimulyono. Budi mengharapkan dalam proyek ini JICA dapat mengkaji tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang digunakan sehingga nantinya dapat berlanjut menjadi alih pengetahuan antara pihak Jepang dan Indonesia.

Rencananya KA semi cepat ini dapat menempuh perjalanan Jakarta – Surabaya hanya selama 5 jam dengan kecepatan operasional 160 km/jam, lebih cepat ketimbang Argo Bromo Anggrek yang memiliki waktu tempuh 9 jam. Guna mewujudkan hal tersebut, Kemenhub akan menutup sebanyak 500 perlintasan sebidang di sepanjang Lintas Pantura, baik legal maupun ilegal.

Perlintasan sebidang nantinya akan digantikan oleh flyover, underpass, ataupun jembatan penyeberangan orang (JPO). Selain menutup perlintasan, nantinya juga akan dilakukan modifikasi jalur untuk meningkatkan batas kecepatan jalur seperti mengurangi sudut lengkung pada tikungan, memodifikasi trae, serta mengupgrade jalur dan jembatan.

Menteri PUPR Basuki Hadjimulyono mengatakan nantinya material yang digunakan untuk proyek ini akan disuplai dari dalam negeri. Untuk tarifnya sendiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan harga tiketnya sekitar Rp 400.000 hingga Rp 450.000 untuk sekali jalan.

Proyek KA semi cepat Jakarta – Surabaya akan dimulai pada tahun 2020 mendatang dan ditargetkan selesai pada tahun 2025.

(RED/BTS)

Iklan dari Mitra

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×