Berita KAIndonesia

BPPT dan INKA Akan Kembangkan Kereta Cepat

Ilustrasi rangkaian kereta cepat ( Hokkaido Shinkansen Seri H5 )
Ilustrasi rangkaian kereta cepat ( Hokkaido Shinkansen Seri H5 ) | Foto: Sukhoi37, CC-BY-SA

[17/12] Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan INKA menandatangani hasil kesepakatan teknis kliring teknologi perkeretaapian. Seperti dikutip dari rilis BPPT, penandatanganan dilakukan oleh Deputi TIRBR Wahyu Widodo dan Direktur Pengembangan INKA Agung Sedaju di Komplek Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada Selasa (15/12) kemarin. Kesepakatan Ini meliputi pendampingan teknis uji coba LRT Jabodebek dan Kereta Cepat.

Perkeretapian merupakan bagian dari Proyek Riset Nasional (PRN), di mana pengembangan Kereta Cepat adalah salah satu prioritas dari PRN Perkeretapian. Di sini BPPT berperan sebagai koordinator yang bertugas untuk menggandeng stakeholder baik dari perusahaan, pemerintah, maupun perguruan tinggi dalam sebuah konsorsium kereta cepat.

Target dari PRN Perkeretaapian ini adalah purwarupa kereta cepat buatan dalam negeri yang dapat melaju dengan kecepatan 250 km/jam.

Landasan Hukum, Roadmap, Target dan Konsortium Prioritas Riset Nasional Perkeretapiaan
Landasan Hukum, Roadmap, Target dan Konsorsium PRN Perkeretapiaan | Foto: BPPT (Facebook)

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan BPPT berusaha menggandeng industri dalam negeri dalam pengembangan riset dan teknologi. Selain itu ia juga mengatakan pihaknya terbuka dengan masukan dan ide-ide untuk mendukung PRN Perkeretaapian.(RED/BTS)


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×