RED Citizen Journalism

Demi Rokok, Seorang Pemuda Nekat Mencuri 297 Buah Penambat Rel

Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau bersama 3 pelaku pencurian penambat rel beserta barang bukti | Foto : Febby Frasetyaa

[5/6] Pada hari Rabu (2/6) Satreskrim Polres Lubuklinggau berhasil mengungkap kasus pencurian penambat rel kereta api di wilayah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau telah meringkus tiga orang pelaku pencurian penambat rel yakni SN (23 tahun) selaku penadah hasil curian, IW (35 tahun) selaku pengepul, dan S (36 tahun) selaku pelaku pencurian. Polisi berhasil mengumpulkan barang bukti berupa 297 buah penambat rel jenis pandrol yang siap dijual.

Berdasarkan informasi dari Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono kepada Sriwijaya Post, aksi pencurian ini terbongkar setelah perwakilan dari PT.KAI melaporkan kehilangan ratusan besi penambat rel jenis pandrol pada hari Sabtu, 29 Mei 2021. Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Kanitreskrim Polres Lubuklinggau, diketahui bahwa penambat rel tersebut dicuri oleh tersangka (S). S beraksi pada malam hari di sekitar KM 538 yang terletak di Kelurahan Lubuk Binjai, Kota Lubuklinggau.

Menurut hasil pengakuan SN, besi penambat rel ini dijual kepada pengepul barang bekas (IW) di Kota Lubuklinggau. Tersangka menjual penambat tersebut senilai Rp4.000,00 per kilogram kepada IW. Dari IW, SN mendapatkan uang senilai Rp200.000,00 dan digunakan untuk membeli rokok dan kebutuhan sehari-hari. (RED Citizen/Richard Hermawan/OPKA Sumsel)

Barang Bukti Berupa 297 unit penambat rel jenis pandrol | Foto: Febby Frasetyaa


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×