Dua Lokomotif CC 205 Akhirnya Kembali ke Tanah Air dari Amerika Serikat

lokomotif cc2051326
CC 205 13 26 (CC 205 32) yang berada di atas flat bed Cometto dan siap diturunkan ke rel | Foto: M Gabriel Miolo, Baradipat)

Setelah berada selama kurang lebih satu setengah tahun di Amerika Serikat, lokomotif CC 205 21 (CC 205 13 15) dan CC 205 32 (CC 205 13 26) kembali ke Indonesia. Kedua lokomotif ini kembali ke Indonesia dengan menaiki kapal BBC Asia yang berbendera Antigua & Barbuda dan bersandar pada Minggu malam (29/11) di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung untuk kemudian langsung diturunkan.

Sebelum bersandar di Pelabuhan Panjang, kapal BBC Asia ini sempat “mampir” di Vancouver (Kanada), Busan (Korea Selatan), Kaohsiung (Republik Tiongkok/Taiwan), dan Negros (Filipina) untuk menaik-turunkan muatan lain yang diangkut oleh kapal BBC Asia. Kedua lokomotif ini dinaikkan ke kapal dari Pelabuhan Olympia, Washington, Amerika Serikat dikarenakan perbaikan kedua lokomotif ini dilakukan di pabrik Progress Rail yang terletak di Tacoma, Washington, Amerika Serikat.

Salah satu dari dua lokomotif CC 205 yang dinaikkan ke atas kapal BBC Asia di Pelabuhan Olympia, Washington, Amerika Serikat
Salah satu dari dua lokomotif CC 205 yang dinaikkan ke atas kapal BBC Asia di Pelabuhan Olympia, Washington, Amerika Serikat | Foto: Trains Magazine

Kedua lokomotif CC 205 ini diperbaiki akibat kecelakaan yang dialami di Stasiun Negeri Agung, Way Kanan, Lampung saat berdinas KA 3026 pada tanggal 6 Oktober 2015 silam. Kecelakaan KA 3026 yang dimaksud adalah KA 3026 menabrak semboyan 21 (akhiran) dari KA 3024 yang sedang berhenti di Stasiun Negeri Agung sehingga mengakibatkan lokomotif terguling, ringsek berat, dan mengalami kerusakan pada mikroprosesor.

Kedua lokomotif CC 205 ini diperbaiki di pabrik Progress Rail karena pada saat itu kapasitas Balai Yasa Lahat terbatas untuk melakukan perbaikan kedua lokomotif ini. Selain itu, perbaikan dilakukan di Amerika Serikat karena kedua lokomotif CC 205 ini masih dalam masa garansi dari Progress Rail.

lokomotif cc2051315 cometo
CC 205 13 15 (CC 205 21) yang berada di atas flat bed Cometto | Foto: M Gabriel Miolo, Baradipat

Dengan kembalinya CC 205 21 dan CC 205 32, armada CC 205 asuhan Dipo Tanjungkarang yang semula berjumlah 53 unit lokomotif kembali menjadi 55 unit. Kedua lokomotif CC 205 ini diharapkan siap untuk segera kembali berdinas dan memperkuat armada lokomotif KA Babaranjang. (Richard Hermawan/OPKA Sumsel)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: