Pemkot Semarang Ajukan Proposal Penggunaan Trem Bekas Belanda

Rangkaian tram yang beroperasi di Kota Den Haag, Belanda | Foto: Youtube/Timosha21

[5/6] Menyusul Kota Bogor, Pemerintah Kota Semarang mengajukan proposal penggunaan sarana trem bekas Belanda untuk angkutan umum di kotanya. Rencana ini disampaikan Walikota Semarang Hendrar Prihadi Hendi melalui akun Facebook pribadinya.

Melalui Zoom Meeting dengan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia H.E. Mayerfas, Hendri berterimakasih kepada Pemerintah Belanda atas fasilitas yang diberikan. Hendri juga mengungkapkan rencana reaktivasi layanan trem di Kota Semarang.

Ia mengatakan setelah studi kelayakan dan kajian selesai dilakukan, Pemkot Semarang menargetkan reaktivasi layanan trem akan rampung dalam 2 hingga 3 tahun. Rencana reaktivasi ini dilakukan setelah Pemerintah Kota Amsterdam menawarkan bantuan untuk realisasi rencana ini.

Jika terwujud, rencananya sarana trem bekas Belanda ini akan dioperasikan di rute Kota Lama – Jl. Pemuda. Namun untuk kajian trasenya sendiri dilakukan untuk rute Stasiun Semarang Tawang – Jl. Imam Bonjol lewat Jl. Ronggowarsito – Jl. Agus Salim – Pasar Johar – Jl. Pemuda – Lawang Sewu.(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

×