Mau Nonton Jakarta ePrix dengan Transportasi Umum? Ini Caranya

jakarta eprix
Pebalap Formula E beserta Gubernur DKI Jakarta dan mobil Formula E berfoto di Monumen Nasional | Foto: Twitter resmi Formula E (@fiaformulae)

REDigest.web.id, 3/6 – Ajang Formula E Jakarta (Jakarta ePrix) 2022 akan berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) pada Sabtu (4/6) besok di Ancol, Jakarta Utara. Ajang mobil balap listrik dengan pebalap seperti Stoffel Vandoorne, Pascal Wehrlein, dan Nyck de Vries yang akan dihadiri lebih dari 60 ribu pengunjung ini akan memenuhi beberapa stage yang ada di sekitar sirkuit. Beberapa stage tersebut adalah Grandstand, Circuit Festival, Ancol Festival, dan lain-lain.

Dalam ajang tersebut terdapat beberapa aturan yang cukup ketat bagi penonton. Salah satunya adalah larangan untuk membawa kendaraan pribadi ke kawasan sirkuit. Akibatnya pengunjung harus parkir di kantong-kantong parkir yang penyelenggara sediakan di sekitar sirkuit.

Sebagai solusi, pihak penyelenggara membuka layanan shuttle bus dari kantong parkir ke kawasan Jakarta International E-Prix Circuit. Selain menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung dapat menggunakan transportasi umum menuju Jakarta International E-Prix Circuit. Berikut pilihan transportasinya.

Menuju Jakarta ePrix dengan KRL Commuter Line

Penonton Jakarta ePrix dapat menggunakan KRL Lin Tanjung Priok dan turun di Stasiun Ancol | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Penonton yang hendak menggunakan KRL dapat menggunakan Lin Cikarang dan turun di stasiun Rajawali. Kemudian penonton dapat menggunakan ojek atau taksi menuju JiExpo Kemayoran. Dari sana, penonton dapat melanjutkan perjalanan ke sirkuit menggunakan shuttle bus yang tersedia. Penonton yang dapat menikmati layanan shuttle bus ini adalah penonton yang telah membeli tiket kategori 1, 2, dan 3 pada venue tertentu.

Selain Stasiun Rajawali, penonton dapat menggunakan Lin Tanjung Priok dan turun di Stasiun Ancol. Dari Stasiun Ancol, penonton dapat melanjutkan perjalanan ke sirkuit menggunakan ojek atau taksi menuju sirkuit.

Jadwal Lin Tanjung Priok tidak dapat mengejar sesi latihan bebas pertama pada pukul 06.00. KRL pertama tiba di Stasiun Ancol pukul 06.11 dari Jakarta Kota.

Untuk sesi latihan bebas kedua pada pukul 09.00, Tim REDaksi menyarankan meluangkan waktu satu jam sebelumnya. Tersedia jadwal ketibaan pukul 08.11 dari Jakarta Kota dan 08.18 dari Tanjung Priok

Begitu pula dengan sesi kualifikasi pada pukul 10.40, Tim REDaksi menyarankan jadwal ketibaan pukul 09.31 dari Jakarta Kota, atau pukul 09.38 dari Tanjung Priok. 

Untuk sesi balapan pada pukul 15.00, Tim REDaksi menyarankan jadwal ketibaan pukul 13.31 dari Jakarta Kota, atau pukul 13.38 dari Tanjung Priok.

Tim REDaksi menyarankan waktu luang satu jam atau lebih untuk mengantisipasi kepadatan di lokasi sirkuit.

Dengan Bus TransJakarta

TransJakarta JIS
Koridor JIS3 dan jalur 14, rute TransJakarta yang dekat dengan lokasi ajang balap Jakarta ePrix | Foto: RED/Enrico Perdana Putra

Penonton yang akan menggunakan TransJakarta dapat menggunakan Koridor 5 Kampung Melayu-Ancol dan turun di Halte Ancol. Selain Koridor 5, penonton juga dapat menggunakan Koridor JIS3 Harmoni-JIS maupun Jalur 14 Terminal Senen-JIS dan turun di halte Jakarta International Stadium. Dari Jakarta International Stadium, penonton dapat menggunakan ojek dan taksi menuju sirkuit.

Jakarta ePrix akan berlangsung sejak pagi hari. Sesi pertama yaitu sesi latihan bebas pertama pada pukul 07.15 WIB, kemudian sesi latihan bebas kedua pada pukul 09.00 WIB. Kedua sesi ini akan berlangsung selama masing-masing 30 menit.

Kemudian sesi berlanjut dengan sesi kualifikasi yang akan menentukan posisi pebalap di grid. Sesi kualifikasi akan berlangsung pada pukul 10.40 WIB selama sekitar satu jam. Kemudian sesi puncak yaitu balap akan berlangsung pada pukul 15.00 WIB selama 45 menit ditambah satu putaran sirkuit. (RED/EPP)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: