Berita KAIndonesiaKAI CommuterKereta Api

KAI Commuter Tanggapi Insiden Eskalator Mundur Sendiri di Manggarai: Berfungsi Normal, Tiba-Tiba Berbalik Arah

Eskalator naik sisi kiri di jalur 11-12 yang kini KAI Commuter tutup | Foto: KAI Commuter

REDigest.web.id, 22/2 – Setelah tadi pagi viral insiden mundur sendirinya eskalator di Stasiun Manggarai, KAI Commuter selaku operator membuka suara terkait insiden ini. Menurut KAI Commuter, eskalator saat itu beroperasi normal, tetapi ternyata kemudian berbalik arah.

Dalam rilis persnya, KAI Commuter mengatakan insiden ini terjadi pada Selasa (21/2) kemarin pukul 18.06. Pada saat itu eskalator tersebut beroperasi normal ke atas. Akan tetapi, kemudian eskalator tersebut tiba-tiba berbalik arah dan bergerak ke bawah, sehingga pengguna KRL pun berjatuhan. KAI Commuter menyebutkan pihaknya telah menutup eskalator tersebut, dan mengklaim “berkoordinasi dengan DJKA, yakni BTP Jakarta” untuk melakukan perbaikan terhadap eskalator tersebut.

@josafatimanuel_ Kronologi : 21 Februari 2024, Jam 18.00 WIB. 2 Eskalator untuk naik ke peron 11/12 arah BOGOR awalnya bergerak naik. Tiba” eskalator sebelah kiri mengarah TURUN sehingga berlawanan arah dengan penumpang yang awalnya sedang berjalan naik. Banyak penumpang yang teriak sampai ada yg terjatuh (lihat video) Kenapa ya permasalahan eskalator stasiun ini ga slesai”? Sering juga eskalator mati yg bikin penumpang harus jalan kaki. Beban eskalator keberatan? Emang ga diperhitungkan sebelum ngebangun gedung manggarai yg baru ini? Saya pengguna KRL dan kejadian seperti ini tentu sangat membahayakan. Ada resiko terjepit eskalatorloh! Saat hujan juga sering BOCOR sampe harus ditampung pake ember! Padahal bangunan baru, gedung baru. Siapa ya yg bertanggung jawab? Katanya “keselamatan anda adalah prioritas kami” Hadehh bangunan elit, eskalator sulit #manggaraiberbahaya ♬ original sound – Josafat imanuel

Keterangan KAI Commuter ini sendiri diperkuat oleh keterangan salah satu korban yang terdampak. Dalam komentar di akun Tiktok Josafat Imanuel, para saksi mengatakan eskalator tersebut awalnya beroperasi normal. Akan tetapi, tiba-tiba eskalator tersebut mati dan mengeluarkan bunyi “jeglek”. Sontak seketika eskalator tersebut pun tiba-tiba berjalan mundur.

Sebelumnya dari laporan awal yang beredar di media sosial eskalator tersebut berada dalam keadaan mati. Eskalator sisi kiri ini sendiri memang pada minggu sebelumnya tampak tidak beroperasi, namun kemudian telah mendapat perbaikan. (RED/IHF)


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×