Berita KAIndonesiaKAI CommuterKereta Api

KAI akan Tambah Jumlah Gardu di Lin Rangkasbitung

Progres perpanjangan jalur 1 Stasiun Serpong untuk mendukung pengoperasian KRL SF12. | Foto: Satoshi Takagi

REDigest.web.id, 5/6 – Untuk mendukung perpanjangan sarana KRL menjadi 12 kereta, KAI dan DJKA akan menambah jumlah gardu listrik di Lin Rangkasbitung. Dikutip dari rilis KAI, sebanyak 11 gardu traksi baru akan dibangun di sepanjang Lin Rangkasbitung.

Keberadaan gardu traksi baru sangat diperlukan untuk menambah panjang sarana kereta. Saat ini Lin Rangkasbitung hanya beroperasi dengan rangkaian 10 kereta saja. Penambahan panjang sarana ini dilakukan karena Lin Rangkasbitung mencatat pertumbuhan penumpang terbesar di Jabodetabek.

Dari data KAI, pada 2024 Lin Rangkasbitung mengangkut sebanyak 69.999.362 penumpang. Angka tersebut naik drastis menjadi 77.552.716 penumpang pada 2025 Sehingga perpanjangan sarana menjadi kebutuhan yang mendesak.

pemanjangan peron rangkasbitung
Sisi barat peron jalur 1 dan 2 Stasiun Rangkasbitung pada 31 Oktober 2021 | Foto: RED/Ikko haidar Farozy

Saat ini gardu traksi di Lin Rangkasbitung hanya memiliki kapasitas sebesar 3.000 volt sementara gardu traksi di Lin Bogor dan Lin Cikarang memiliki kapasitas sebesar 4.000 volt. Hal ini membuat Lin Rangkasbitung hanya bisa beroperasi dengan rangkaian 8 dan 10 kereta.

Selain penambahan gardu traksi, sistem persinyalan juga akan diupgrade dari yang sebelumnya menggunakan sistem per petak menjadi sistem sinyal blok. Pasalnya dengan sistem per petak, headway kereta maksimal hanya bisa diatur 10 menit sekali.

Sementara di Lin Bogor dan Lin Cikarang yang sudah menggunakan sinyal blok, headway dapat diatur sampai 3 hingga 4 menit sekali. Diharapkan dengan penambahan gardu traksi dan upgrade sistem persinyalan ini dapat meningkatkan kapasitas angkut lintas.(RED/BTS)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses