Fakta KAInternasionalKereta Api

Vulcano, Railbus Kece di Sepur 950mm

Keadaan geografis Italia yang bergunung-gunung membuat negara ini punya banyak jalur kereta api dengan lebar sepur sangat sempit. Salah satunya adalah jalur milik Ferrovia Circumetnea (FCE) sepanjang 110km di gunung Etna, Sisilia yang memiliki lebar sepur 950mm. Mungkin Anda membayangkan, pasti kereta-kereta diesel tua yang melayani jalur ini. Betul cak, tapi sebentar lagi kesan itu akan berubah. Lhooo….?

Ferrovia Circumetnea pada Desember 2013 memesan 4 unit railbus diesel baru yang diberi nama “Vulcano” ke pabrik kereta api Newag di Polandia, dan unit pertama sudah tiba di Catania, Italia pada bulan Juni 2015 lalu. Sementara itu unit-unit selanjutnya juga sudah dikirim mulai September 2015 lalu. Meskipun sudah berada di tangan FCE, namun railbus-railbus ini belum dioperasikan secara reguler karena harus menjalani uji coba.

Vulcano memiliki desain yang futuristik, berbeda dengan kebanyakan kereta yang berjalan di sepur sangat sempit. Dengan transmisi diesel-elektrik yang dimilikinya, Vulcano bisa melaju hingga kecepatan 100km/jam. Konfigurasi tempat duduknya merupakan kombinasi berhadapan dan memanjang, membuat railbus ini cocok dioperasikan di daerah urban ataupun sub-urban. Fasilitas lain yang tidak kalah lengkap adalah toilet untuk penyandang disabilitas, GPS, alarm, public announcement system, pendeteksi kebakaran, dan alat penghitung jumlah penumpang.

Disarikan dari railwaygazette.com dan think-railways.com

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

TB Gemilang Pratama

Railway Enthusiast | Bus Enthusiast | Enterpreneur | Free Thinker with Responsibility |

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×