Jalur KA Servo Railway Resmi Dibangun

Acara groundbreaking pembangunan jalur Servo Railway yang dihadiri Gubernur Sumsel Alex Noerdin (tengah) | Jawapos

[22/9]. Setelah sekian lama menjadi misteri tentang kebenarannya, akhirnya rencana pembangunan jalur KA Servo Railway resmi terlaksana. Rabu kemarin pembangunan jalur KA angkutan batubara Servo Railway resmi dimulai. Dimulainya pembangunan jalur ini ditandai dengan groundbreaking yang dilakukan di Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin serta sejumlah pejabat dan tamu undangan dari pihak terkait seperti DitjenKA Kemenhub, PT KAI Divre III Sumsel, PT Bukit Asam, pihak Servo Railway, kontraktor, dan pejabat daerah lainnya. Jalur ini nantinya akan membentang sejauh 150 kilometer dari Muara Enim, Lahat, hingga Ogan Ilir. Untuk pembangunannya sendiri baru dimulai pada November mendatang.

Gubernur Sumatera Selatan saat meninjau 1 kilometer pertama jalur yang telah dipasang | Jawapos

Pembangunan akan dilakukan pada dua tahap, yakni tahap pertama pembangunan jalur ganda yang ditargetkan selesai pada 2020. Lalu dilanjutkan dengan pembangunan jalur dwiganda yang ditargetkan selesai pada 2022. Meskipun dibangun dwiganda tapi jangan berharap bisa menikmati jalur ini dengan kereta penumpang karena jalur ini dikhususkan untuk angkutan batubara.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin berharap jalur ini segera beroperasi. Pasalnya pemanfaatan batubara sebagai sumber energi nasional waktunya sangatlah sempit. Alex mengatakan Indonesia hanya punya waktu 10 hingga 20 tahun lagi untuk memanfaatkan batubara. Diharapkan dengan adanya jalur ini dapat meningkatkan kapasitas angkut batubara hingga 50 juta ton dalam tahun pertamanya beroperasi. Jika jalur ganda sudah dapat beroperasi penuh, batubara yang diangkut bisa mencapai 200 juta ton dalam setahun. Selain itu keberadaan jalur Servo Railway juga dapat mempersingkat waktu tempuh Babaranjang dari Tanjung Enim Baru hingga Tarahan.

 

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

Jawapos

 

 

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: