Terowongan Notog dan Kebasen Selesai Dibangun, Begini Tampilannya

Mulut Terowongan Notog Baru dan Kebasen Baru yang bersebelahan | Ditjenka

[10/1]. Pembangunan jalur ganda lintas Purwokerto – Kroya sudah hampir selesai. Salah satu pembangunan yang menarik perhatian sejumlah pecinta kereta api adalah pembangunan Terowongan Notog Baru dan Kebasen Baru. Keduanya dibangun untuk memotong jarak, meningkatkan batas kecepatan, serta mempersingkat waktu tempuh antara Notog dan Kebasen.

Pengerjaan terowongan ini dimulai pada 2017 lalu. Penggalian terowongan dilakukan menggunakan metode New Autrian Tunnel Methode di mana terowongan digali menggunakan alat berat dan dinamit serta beton disemprot ke dinding terowongan, tidak menggunakan tunnel boring machine seperti MRT Jakarta. Keduanya telah rampung dibangun, lalu bagaimana tampilannya?

Keduanya dibangun sepenuhnya identik. Bagian muka terowongan diwarnai putih dengan tulisan “Terowongan KA Jalur Ganda Kebasen BH 1464” dan “Terowongan KA Jalur Ganda Notog BH 1440” dengan logo Kemenhub dan Kemenkeu di bagian atasnya. Di bagian dalam terowongan sama seperti terowongan biasa. Terdapat sejumlah sleko atau tempat berlindung untuk petugas JPJ di dalam terowongan.

Bagian dalam terowongan | Ditjenka

Meski demikian, masih ada kekurangan dari kedua terowongan ini yang sebenarnya merupakan fitur penting dalam terowongan kereta api modern. Di kedua terowongan ini tidak terdapat ventilasi pembuangan asap lokomotif. Selain itu juga tidak terdapat jalur evakuasi darurat dan sistem pencegahan kebakaran. Ketiganya sangatlah penting mengingat Terowongan Notog Baru cukup panjang yakni 473 meter.

Rencananya terowongan ini akan mulai dioperasikan pada pertengahan tahun ini. Dalam tahap awal pengoperasiannya, hanya satu jalur yang dioperasikan. Setelah dioperasikan, Terowongan Notog dan Kebasen yang lama akan ditutup.

(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: