JR East Akan Ujicobakan Sistem ATO di Jalur Yamanote

[9/1]. Otomatisasi operasional kereta api saat ini tengah gencar dilakukan di sejumlah negara di dunia. Tak terkecuali di Negeri Sakura. Perusahaan operator kereta api terbesar di Jepang, JR East, berencana akan mengujicoba sistem Automatic Train Operation (ATO) di Jalur Yamanote. Uji coba ini akan dilakukan pada tanggal 7 Juli 2019 mendatang. Uji coba dilangsungkan selama seminggu setelah kereta terakhir di Jalur Yamanote diberangkatkan.

Uji coba akan dilakukan untuk melihat apakah sistem ATO dapat digunakan pada jalur ini atau tidak. Dalam uji coba ini, akan digunakan satu rangkaian seri E235 yang sudah dipasangi sistem ATO. Uji coba akan dimulai dari Stasiun Osaki, memutari Jalur Yamanote dan kembali ke Osaki sebanyak 2 putaran.

Meski menggunakan sistem ATO, masinis tetap dilibatkan dalam uji coba ini. Keberadaan masinis tetap diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan selama uji coba berlangsung. Sejumlah aspek diperhatikan dalam uji coba ini terutama percepatan dan perlambatan kereta. Direktur Sarana JR East Yoshiichiro Eonaga mengatakan ada tambahan percepatan dan perlambatan jika kereta menggunakan sistem ATO.

Karenanya Yoshiiciro mengatakan saat ini pihaknya sedang mencari cara agar perjalanan kereta tetap terasa nyaman meskipun kereta menggunakan sistem ATO. JR East sendiri berencana akan menerapkan sistem ATO secara penuh pada 2027 mendatang. Jadi nantinya hanya ada kondektur yang bertugas di dalam kereta. Selain sistem kendali otomatis, JR East juga akan mengembangkan sistem antisipasi keadaan darurat yang dapat mendeteksi suara dan bau.

(RED/BTS)

NHK

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: