Jalur Pariaman – Naras Diujicoba Dengan Lokomotif

Lokomotif BB 303 72 01 yang digunakan untuk uji coba ke Naras | picture by: KPKD2SB

[20/2]. Bagai seorang gadis yang kembali bertemu dengan pujaan hatinya, Stasiun Naras kembali didatangi oleh sang ular baja setelah hampir 20 tahun tidak beroperasi. Kemarin PT KAI Divre 2 Sumatera Barat bersama Ditjen Perkeretaapian Kemenhub melakukan uji coba kedua jalur Pariaman – Naras.

Uji coba kedua dilakukan menggunakan satu unit lokomotif yakni BB 303 72 01 yang berjalan dari Padang Pariaman hingga Naras. Sepanjang perjalanan, kecepatan lokomotif dibatasi hanya 20 km/jam mengingat track yang masih baru. Uji coba kedua ini dilakukan untuk melihat kuat tidaknya jalur untuk dilintasi kereta api.

Jalur Pariaman – Naras terakhir kali beroperasi sekitar tahun 1998 setelah KA angkutan CPO berhenti beroperasi. Sejak itu jalur ditutup dan perjalanan KA dipotong hanya sampai Pariaman. Reaktivasi jalur ini dimulai sekitar tahun 2017 akhir ditandai dengan pembangunan kembali jalur, perbaikan jembatan, dan revitalisasi Stasiun Naras. Namun sayangnya, dalam revitalisasi ini bangunan lama Stasiun Naras harus dibongkar dan diganti bangunan baru.

Meski sudah direvitalisasi, namun lokomotif CC 201 masih belum bisa beroperasi ke Naras karena beban gandarnya masih kurang. Rencananya KA Sibinuang akan diperpanjang relasinya hingga Stasiun Naras dari yang sebelumnya hanya sampai Pariaman. Setelah Naras, pemerintah berencana untuk mengaktifkan kembali jalur dari Naras hingga Sungai Limau yang dinonaktifkan sejak 1911.

(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: