Terowongan Notog dan Kebasen Baru Mulai Beroperasi

KA 2609 kurs angkutan BBM GAMAO saat keluar dari Terowongan Notog Baru | picture by: Andreas Agung Wicaksono

[15/2]. Setelah 2 tahun menjalani masa konstruksi, akhirnya Terowongan Notog Baru dan Kebasen Baru dibuka untuk lalu lintas kereta api. Switch over atau pemindahan jalur dimulai dini hari tadi. Lalu lintas yang sebelumnya melalui terowongan lama dipindahkan ke terowongan baru.

KA pertama yang melintas di terowongan ini adalah KA Logawa yang melintas pada pukul 6:55 pagi. Batas kecepatan 5 km/jam diberlakukan di dalam terowongan. Sejumlah perjalanan KA juga tertahan di beberapa stasiun seperti Kebasen, Notog, dan Purwokerto. Akibatnya sejumlah perjalanan KA mengalami keterlambatan.

KA 218A Serayu Pagi saat akan memasuki Terowongan Notog Baru | picture by: Andreas Agung Wicaksono

Batas kecepatan 5 km/jam akan diberlakukan hingga jalur dinyatakan aman. Ke depannya batas kecepatan akan dinaikan secara bertahap. Untuk sementara hanya satu jalur saja yang bisa digunakan karena jalur ganda Purwokerto – Kroya belum tersambung seutuhnya. Sebelum dibuka untuk lalu lintas KA sejumlah uji coba dilakukan untuk melihat aman tidaknya terowongan serta besarnya dimensi sebelum dilintasi KA.

Uji coba pertama dilakukan pada Minggu kemarin menggunakan mock up kereta yang dibuat menggunakan kayu dan didorong ke dalam terowongan. Lalu pada Rabu kemarin, uji coba dilakukan menggunakan kereta asli yang terdiri atas satu unit K1 yang ditarik lokomotif CC 203 95 08.

Jika jalur ganda Purwokerto – Kroya sudah tersambung sepenuhnya nantinya kedua jalur di terowongan akan diaktifkan untuk lalu lintas kereta. Sedangkan jalur di terowongan lama akan dibongkar dan bangunan terowongan lama akan dijadikan bangunan cagar budaya oleh PT KAI. Diharapkan dengan dibukanya Terowongan Notog Baru dan Terowongan Kebasen Baru dapat mempersingkat waktu tempuh antara Purwokerto – Kroya.

(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: