Atasi LAA Tersambar Petir, KAI Minta Bantuan ITB

Kabel LAA yang tersambar petir di petak Bekasi Timur – Bekasi pada 2 April lalu

[9/4]. Setelah dua kali mengalami gangguan akibat sambaran petir selama 2 hari berturut-turut, KAI menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengatasi sambaran petir yang menyambar kabel listrik aliran atas (LAA) di Jabodetabek. Dirut KAI Edi Sukmoro mengatakan pihaknya akan melakukan rapat dengan pihak ITB pada Selasa besok mengenai rencana ini serta mencari solusi atas masalah petir ini.

Edi mengatakan ahli petir di ITB memiliki riset peta daerah petir di Indonesia. Edi juga mengatakan dalam peta tersebut kawasan Jabodetabek termasuk wilayah dengan intensitas petir terbesar di dunia. Sebenarnya rangkaian KRL dilengkapi dengan penangkal petir, namun Edi mengatakan penangkal petir tersebut tidak cukup untuk menghadapi sambaran petir di Jabodetabek.

Edi mengatakan pihaknya akan berkonsultasi dengan ahli dari ITB untuk mengatasi gangguan yang seringkali terjadi. Seperti yang kita ketahui, beberapa wilayah di Jabodetabek seringkali mengalami gangguan perjalanan KRL akibat sambaran petir. Seperti petak Cilebut – Bojong Gede, Universitas Indonesia, dan beberapa daerah lainnya.

(RED/BTS)

Tempo

Iklan dari Mitra

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: