Jalur Dwiganda Jatinegara – Cakung Resmi Beroperasi

KA angkutan petikemas melintas langsung Stasiun Cakung di sepur hulu Jalur Dwiganda

[12/4]. Setelah dua kali mengalami penundaan, akhirnya Jalur Dwiganda Jatinegara – Cakung resmi beroperasi melayani perjalanan KA jarak jauh dan KA barang. Switch over atau pemindahan jalur dilakukan di Jatinegara dan Cakung pada Kamis tengah malam.

Perjalanan KA pertama yang melintas di Jalur Dwiganda adalah KA 53 Taksaka Malam dari Yogyakarta sekitar pukul setengah 4 pagi. Kedua jalur dapat digunakan. Namun tidak semua KA jarak jauh dibelokan ke Jalur Dwiganda. Beberapa masih beroperasi di jalur eksisting atau jalur asli untuk mengurangi keterlambatan.

Perubahan pola operasi juga dilakukan di Stasiun Jatinegara. Jalur 1 dan 2 ditutup dari lalu lintas kereta dan naik-turun penumpang. Lalu lintas kereta dan aktifitas naik-turun penumpang dialihkan ke jalur 3 hingga 6. Rencananya jalur 1 dan 2 Stasiun Jatinegara akan dibongkar untuk pembangunan bangunan baru Stasiun Jatinegara.

KA Matarmaja yang memasuki sepur eksisting dan KA angkutan petikemas saat bersilang di Cakung

Pengoperasian Jalur Dwiganda juga berdampak pada perjalanan KRL Commuter Line dan Kereta Bandara. Di awal pengoperasian Jalur Dwiganda, KCI membatalkan perjalanan dua perjalanan terakhir KRL Bekasi yakni KA 1460 dan KA 1467A. Seluruh perjalanan KA Bandara Bekasi – Basoetta dibatalkan untuk mengantisipasi keterlambatan yang parah.

Antrian KRL dan KA jarak jauh terjadi selama hari pertama pengoperasian Jalur Dwiganda. Antrian terjadi karena KRL dan KA jarak jauh yang hendak masuk ataupun keluar Jalur Dwiganda harus bergantian di Stasiun Cakung. Antrian bahkan terjadi hingga Stasiun Bekasi. KA jarak jauh dan KRL mengalami keterlambatan akibat antrian ini.

Antrian perjalanan menuju Jatinegara terjadi hingga malam hari.

Bahkan saat malam, antrian yang terjadi lebih parah bahkan hampir stuck. Tak hanya KA jarak jauh dan KRL Bekasi yang terdampak. Lintas Lingkar pun juga terdampak antrian di Jatinegara. Saking parahnya antrian bahkan KRL Bogor – Jatinegara terpaksa menurunkan penumpang di Pasar Senen.

Penumpang KRL Jatinegara yang diturunkan di Pasar Senen karena lamanya antrian masuk Jatinegara | picture by: Ln Eka Prakasa

Hari pertama beroperasinya Jalur Dwiganda Jatinegara – Cakung juga memakan korban. Seorang pria tewas setelah menemper KA 201 Tawang Jaya dari Semarang Poncol di petak antara Cakung – Buaran sekitar pukul 8 malam. Korban tewas seketika di lokasi kejadian. Belum selesai masalah di Buaran, seorang pria menemper KA 57 Purwojaya dari Cilacap di petak antara Buaran – Klender. Korban juga tewas di tempat.

(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: