Filipina Akan Impor Rangkaian KRL “Serupa” JR E233

Penandatanganan MOU pembelian tangkaian Sustina “serupa” E233 yang dilakukan pihak Jepang dan Filipina pada Rabu kemarin | Departemen Transportasi Filipina

[19/7]. Dalam rangka melakukan revitalisasi jalur kereta api serta mengatasi kemacetan lalu lintas yang ada di Kota Manila. Departemen Transportasi Filipina (DOTr) menandatangani nota kesepahaman pembelian rangkaian KRL baru dengan Jepang pada Rabu kemarin di Clark City, Filipina.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Sekretaris Departemen Transportasi Filipina Arthur Tugade dan Sumitomo Corporation’s Social Infrastructure Business Division General Manager Hiroshi Karashima.

Penandatanganan juga disaksikan oleh sejumlah pihak terkait seperti Railway USEc DOTr, PNR, Departemen Keuangan, Sumitomo, dan J-TREC. Acara penandatanganan diakhiri dengan ritual meminum sake Kagami-biraki dengan harapan diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan proyek ini.

Dalam penandatanganan ini juga ditampilkan mock up dari rangkaian KRL yang akan dipesan. Dari mock up yang ditampilkan, rangkaian yang dipesan akan memiliki bentuk yang sama seperti rangkaian JR E233. Hanya saja, rangkaian ini akan akan diberi warna ungu, putih dan hitam dan memiliki lebar sepur 1435 mm. Rangkaian ini akan dibuat oleh J-TREC dengan menggunakan material Sustina, sama seperti material yang digunakan untuk rangkaian E235.

Desain rangkaian Sustina yang akan dioperasikan di Jalur PNR Clark fase 1 | DOTr

Sebanyak 104 unit kereta atau 13 set akan diimpor dari Jepang dengan nilai kontrak mencapai 12,1 miliar Peso. Rangkaian baru ini rencananya akan dioperasikan di Jalur PNR Clark fase 1 atau North-South Commuter Railway yang membentang dari Tutuban hingga Malolos sejauh 31,6 kilometer. Ditargetkan rangkaian KRL Sustina “serupa” E233 dikirim secara bertahap hingga 2021 mendatang.

(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: