Jalur KA Babaranjang Akan Dialihkan Ke Luar Bandar Lampung

Ilustrasi KA Babaranjang

[1/7]. Kementerian Perhubungan berencana akan mengalihkan jalur KA batubara rangkaian panjang (Babaranjang) ke luar kota Bandar Lampung. Rencana tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam kunjungannya ke Kota Bandar Lampung.

Budi mengatakan nantinya akan dibangun jalur baru di luar pusat kota Bandar Lampung yang dikhususkan untuk perjalanan KA barang seperti Baranjang dan KA angkutan semen dari dan menuju Tarahan. Sedangkan jalur yang lama akan difokuskan untuk KA angkutan penumpang dan komuter dari Tanjung Karang ke beberapa kota seperti Kotabumi dan Palembang.

Pemisahan ini dilakukan akibat kemacetan parah yang seringkali terjadi ketika KA Babaranjang melintas di tengah kota Bandar Lampung. Belum lagi rencana penambahan frekuensi perjalanan Babaranjang bisa membuat kemacetan yang ada jadi semakin parah. Budi mengatakan saat ini frekuensi perjalanan KA di Lampung berkisar 6 kali setiap jamnya. Ke depannya frekuensi akan ditambah menjadi 20 kali per jam secara bertahap.

Jalur baru ini rencananya akan membentang dari Tarahan hingga Tegineneng sejauh 40 kilometer. Jalur ini nantinya akan memotong melewati luar kota Bandar Lampung. Jadi nantinya KA Babaranjang dan angkutan semen tak lagi melewati Stasiun Tanjung Karang. Proyek ini diperkirakan akan memakan biaya sebesar Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun.

Proyek ini rencananya akan dibangun dan dikelola pemerintah bersama dengan sektor swasta. Untuk pendanaannya sendiri akan didanai oleh APBN dan APBD setempat. Di sisi lain, Budi meminta kepada KAI Divre 4 Tanjung Karang dan Pemerintah Provinsi Lampung untuk merawat prasarana yang ada untuk saat ini.

(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: